Arti dari Stock Split dan Apa yang Harus Dilakukan Investor Pemula

Ilustrasi Stock Split
Ilustrasi Stock Split

Baru-baru ini istilah stock split ramai diperbincangkan, terutama oleh kalangan investor saham. Namun tahukah kamu arti dari stock split?

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), stock split adalah aksi korporasi yang dilakukan perusahaan go public dengan memecah harga saham dalam rasio tertentu.

Umumnya, korporasi yang melakukan stock split karena ingin meningkatkan jumlah saham yang beredar dan menurunkan harga per lembar sahamnya agar lebih murah. Dengan begitu, transaksi emitennya bisa kembali ramai.

Namun perlu kamu ketahui bahwa emiten yang melakukan stock split bukan karena performanya buruk. Justru perusahaan go public yang melakukan stock split biasanya karena memiliki fundamental yang bagus, namun harga sahamnya sudah mencapai titik tertinggi.

Keuntungan Stock Split

Nah, stock split ini memberikan keuntungan baik bagi pemegang saham atau investor maupun emitennya. Bagi investor, stock split tidak hanya membuat harga saham lebih murah, tapi porsi kepemilikan sahamnya juga jadi lebih banyak.

Begitu pula bagi emiten. Stock split memberi keuntungan karena sahamnya jadi lebih likuid atau lebih aktif diperdagangkan. Peminat emiten ini juga diprediksi makin banyak karena harganya lebih menarik.

Perusahaan-perusahaan yang Melakukan Stock Split

Ada beberapa perusahaan yang pernah melakukan stock split. Misalnya seperti PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Buyung Poetra Sembaran Tbk (HOKI), PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD), hingga PT Bank Central Asia (Persero) Tbk (BBCA).

Nah, kemarin (29/7), PT Bank Central Asia (Persero) Tbk mengumumkan akan kembali melakukan stock split dengan rasio 1:5 (1 saham lama menjadi 5 saham baru). Nilai sahamnya bakal berubah dari Rp62,5 per saham menjadi Rp12,5 per saham. Adapun saat ini, harga saham BBCA masih berkisar di level Rp30.000 per unit saham.

Informasi ini tentu jadi kabar baik untuk para investor saham, termasuk ritel dan pemula. Sebab harga saham BBCA kini jadi lebih terjangkau. Terlebih bila melihat bagaimana laju saham dalam 10 tahun belakangan yang tergolong sangat baik.

Namun kamu masih harus bersabar karena rencana stock split ini masih menunggu persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa perseroan yang rencananya akan dilakukan pada 23 September 2021 mendatang.

Jika sesuai rencana, maka 7 Oktober 2021 nanti akan ada pengunguman tentang jadwal perdagangan di Bursa Efek dengan harga nominal yang baru.

Sambil menunggu, kita siapkan strategi keuangannya dulu yuk. Daftarkan nomor atau email kamu untuk mendapatkan update informasi seputar investasi dari Smart-Money.co dengan mengeklik tautan ini.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.