Asuransi Enggak Penting karena Gaji Pas-Pasan atau karena Gaji Pas-pasan Asuransi Jadi Penting?

Bingung
Bingung

Banyak yang berpikir bahwa asuransi kesehatan itu tidaklah penting. Apalagi bagi anak muda yang gajinya pas-pasan. Pasti banyak deh yang menempatkan asuransi kesehatan di urutan kesekian dalam daftar prioritas.

Padahal, untuk orang yang gajinya pas-pasan, asuransi kesehatan justru sangat penting. Tahu sendiri kan kalau biaya berobat itu tidak murah. Bahkan, dari tahun ke tahun biaya pengobatan semakin mahal. Kalau nanti sakit, apakah yakin dengan gaji yang pas-pasan dapat menutupi biaya berobat?

Nah, yuk kita resapi lagi. Lagipula walaupun gaji pas-pasan, kamu tetap bisa kok memiliki asuransi kesehatan. Simak tips di bawah ini yuk.

1. Waktu tepat untuk membeli asuransi

Saat ini, masih banyak yang salah paham mengenai waktu tepat untuk membeli asuransi kesehatan. Jangan saat sakit baru mendaftarkan diri ya, itu cara yang salah. Asuransi kesehatan justru harus didaftarkan sebelum kamu jatuh sakit.

Selain itu, sebisa mungkin ikutlah asuransi sejak masih muda, karena kondisi tubuhmu lebih sehat dan memiliki risiko sakit yang lebih rendah. Sehingga biaya premi asuransi akan lebih murah. Semakin bertambahnya usia, maka semakin mahal juga premi asuransi yang harus dibayarkan.

2. Pilih premi sesuai kemampuan

Sebelum memutuskan untuk membeli asuransi kesehatan, kamu harus melakukan check-up keuangan terlebih dulu. Hitung seluruh pengeluaran rutinmu, kurangi pengeluaran yang tidak penting, dan lihat berapa sisa uang yang bisa kamu tabung atau investasikan.

Setelah itu baru kamu sisihkan sebagian untuk membeli asuransi kesehatan sesuai kemampuanmu. Lebih baik memiliki asuransi dengan premi terendah dibandingkan tidak memiliki asuransi kesehatan sama sekali, lho. Lagipula suatu saat nanti kalau kondisi keuanganmu sudah jauh lebih baik, kamu masih bisa meningkatkan premi asuransi yang kamu miliki.

3. Cari asuransi yang bisa double claim

Jika tempatmu bekerja juga sudah memberikan fasilitas asuransi, carilah asuransi kesehatan yang memungkinkan kamu melakukan double claim. Jadi saat kamu sakit kamu dapat melakukan klaim biaya pengobatan ke asuransi kantor, sekaligus ke asuransi kesehatan pribadi. Dengan cara ini, seluruh biaya pengobatanmu mungkin akan terlunasi dan kamu tidak perlu mengeluarkan uang tambahan lagi.

4. Baca polis dengan teliti

Setelah itu, baca polis asuransi yang diajukan agen atau perusahaan asuransi dengan teliti. Pahami apa saja layanan yang akan kamu dapatkan dan ketahui prosedur atau tata cara klaimnya. Jangan sampai kamu beli asuransi yang tidak sesuai dengan kebutuhanmu. Jangan sampai saat kamu melakukan klaim malah ditolak karena tidak sesuai syarat. Bukannya untung, malahan buntung, kan?

Jangan sembarang membeli asuransi

Jangan sembarangan membeli asuransi. Belilah di tempat yang terpercaya dan diawasi dengan baik.

Biar enggak ribet dan bingung, sekarang sudah ada kok aplikasi mobile Welma dari BCA yang membantumu mengelola keuangan untuk investasi dan asuransi. Ini juga menjadi solusi selama pandemi karena semua bisa kamu lakukan lewat HP.

Manfaatkan fitur Leave Contact Asuransi di Welma. Nanti, pihak Bancassurance Consultant AIA akan menghubungimu dan kamu bisa menanyakan apa saja terkait asuransi yang cocok untukmu.

Klik di sini untuk detail infonya.

Itu tadi beberapa hal yang perlu kamu tahu soal penting enggaknya asuransi. Kalau menurut kamu bagaimana?

Perlukah Asuransi Selain BPJS?

Seperti kita tahu, Pemerintah Indonesia telah menjamin layanan kesehatan bagi masyarakat melalui BPJS Kesehatan. Keanggotan BPJS Kesehatan pun sifatnya diwajibkan.

Jadi perlu enggak sih asuransi lain? Ini kembali ke masing-masing.

Sebab, menurut perencana keuangan, Freddy Pieloor, sebenarnya BPJS sudah menutupi seluruh biaya dokter dan rumah sakit yang berlaku bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan segala usia. Tetapi, jika memang mampu dan ingin memproteksi diri lebih baik lagi, bisa mengikuti asuransi kesehatan di luar BPJS. Jadi jawabannya tidak masalah.

Manfaatkan saja keduanya. Bayar BPJS sekarang enggak ribet kok. Cukup bayar lewat BCA mobile. Selain anti “nyangkut”, kamu juga enggak perlu catat-catat nomor. Sebab begitu sudah tersimpan, kamu tinggal klik dan semua beres.

Klik Cara Bayar BPJS Kesehatan di BCA mobile.