Catat! Tips Memaksimalkan Imbal Hasil Investasi Reksa Dana

Tips maksimalkan investasi reksa dana
Tips maksimalkan investasi reksa dana

Reksa dana dapat menjadi instrumen investasi yang menarik dan paling mudah di pasar keuangan. Selain bisa dimulai dengan nominal kecil dan aman, kamu juga bisa mengatur jenis investasimu tersebut sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuanganmu.

Reksa dana pasar uang (RDPU) misalnya, cocok untuk kamu yang ingin investasi di jangka pendek dengan profil risiko konservatif. Reksa dana pendapatan tetap (RDPT) dan Reksa dan Campuran (RDC) cocok untuk kamu yang sedang mencari investasi di jangka menengah (3-5 tahun) dengan profil risiko moderat. Adapun bila kamu tipe agresif dan mencari investasi jangka panjang, maka Reksa dana saham (RDS) cocok untukmu.

Strategi investasinya seperti apa?

"Salah satunya adalah cost averaging. Kamu bisa membeli reksa dana setiap bulan dalam jumlah yang sama tanpa memedulikan nilai aktiva bersih (NAB) sedang naik atau turun sampai tujuan keuanganmu tercapai," ujar perencana euangan Agustar Radjali dalam BYC Forum.

Agustar juga menyarankanmu untuk disiplin dalam menginvestasikan sejumlah dana yang memang sudah dialokasikan untuk reksa dana. Kamu bisa mengalokasikan dana yang tetap dari waktu ke waktu secara rutin atau bertambah bila gajimu mengalami kenaikan.

"Hasilnya lebih akan optimal yang rutin dan konsisten sampai tujuan keuanganmu tercapai," saran dia.

Jangan lupa, kamu juga harus memastikan bahwa reksa danamu adalah produk yang aman. Kamu bisa memastikan bahwa produk reksa danamu rutin melaporkan NAB-nya di media massa. Dia juga menyarankanmu untuk menyetor dana ke nama produk reksa dana bukan ke perusahaan atau nama orang. Perhatikan juga bahwa produk dan MI tersebut diawasi oleh OJK.

Setiap tahun, Agustar juga menyarankanmu untuk melakukan evaluasi terhadap imbal hasil reksa dana yang dipilih. Apakah sesuai dengan tujuan keuanganmu? Apakah kamu perlu mengganti produk atau bahkan mengganti manajer investasinya? Atau apakah kamu perlu menambah porsi investasi tersebut?

Selain itu, kamu juga perlu membandingkan kinerja berbagai produk reksa dana. Salah satunya, kamu bisa cek kinerja dan imbal hasil reksadana di website BCA Reksadana.