Infografik: Serba-serbi Palladium yang Bikin Menarik untuk Investasi

Infografik Palladium
Infografik Palladium

Sejak dahulu, logam mulia sudah menjadi pilihan investasi favorit banyak orang. Kemampuannya tahan terhadap korosi dan oksidari membuat logam mulia dihargai cukup tinggi sehingga cocok untuk investasi.

Namun selama ini, banyak yang mengira kalau logam mulia itu hanya emas (Au). Padahal selain emas, ada banyak jenis lainnya, seperti perak (Ag), rutenium (Ru), rhodium (Rh), osmium (Os), iridium (Ir), platina (Pt), dan palladium (Pd).

Nah, bicara soal palladium, logam mulia paling langka ini tengah mencuri perhatian dunia, terutama investor. Logam yang kerap jadi bahan dasar campuran emas putih untuk perhiasan ini sedang naik daun dalam dua tahun belakangan.

Harga palladium saat ini bahkan sedang melampaui harga emas di kisaran US$2.000 per ons. Jika dirupiahkan, maka palladium berada di kisaran harga Rp28 jutaan setiap onsnya. Artinya, Rp1 juta per gram, lebih tinggi daripada emas murni di pasaran yang di kisaran Rp900 ribuan.

Selain langka, permintaan akan palladium ini sangat tinggi. Paling besar (85%) datang dari industri otomotif. Maklum, di dalam industri otomotif, palladium digunakan jadi bahan baku pembuatan konverter katalis (catalytic converter). Konverter katalis merupakan alat pengontrol emisi gas dan menjadi salah satu komponen penting pada kendaraan.

Tingginya harga palladium juga dipengaruhi ketimpangan jumlah permintaan dengan pasokan logam mulia ini di pasaran. Di tahun 2018 saja, palladium hanya diproduksi sebanyak 210 metrik ton di seluruh dunia. Sementara permintaannya jauh melampaui angka tersebut.

Nah, bagaimana? Tertarik investasi di palladium? Simak infografik di atas untuk bahan pertimbangan kamu.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.