Investasi Rp10 Juta di ST008 Dapat Berapa per Bulan?

Anak muda kian tertarik dengan keuntungan yang diberikan Surat Utang Negara
Anak muda kian tertarik dengan keuntungan yang diberikan Surat Utang Negara

Penawaran Green Sukuk Ritel - Sukuk Tabungan (ST) seri terbaru ST008 sudah dibuka dari 1-17 November 2021. Buat kamu yang mau tau keuntungannya, kita simak ulasan berikut yuk.

ST008 ditetapkan memiliki imbal hasil mengambang dengan batas minimal (floating with floor) 4,8 persen per tahun. Angka ini didapat dari BI 7 Day Reverse Repo Rate (3,5 persen) ditambah spread 130 bps (1,3 persen).

Untuk pajaknya, ST008 hanya 10 persen saja. Jauh lebih kecil dibandingkan deposito yang sebesar 20 persen. Jadi secara investasi, ST008 sebenarnya memberikan cuan yang cukup menarik. Apalagi instrumen ini dilindungi undang-undang sehingga risikonya sangat kecil.

Nah, buat kamu yang tertarik berinvestasi di ST008, kira-kira berapa sih yang bakal didapatkan? Kita hitung sama-sama ya.

Ambil contoh nilai investasi kamu Rp10 juta.

Berarti imbalan kotor per tahunnya:
Rp10 juta x 4,8% = Rp480 ribu per tahun atau Rp40 ribu per bulan.

Dengan begitu, jika pajaknya 10 persen, maka:
Rp40 ribu - Rp4 ribu = Rp36 ribu per bulan.

Imbal hasil tersebut akan langsung masuk ke rekening kamu setiap bulannya hingga jatuh tempo atau masa berlakunya habis pada 10 November 2023. Jika imbal hasil per bulan tersebut tidak kamu ambil dalam dua tahun, maka keuntungan kamu sekitar Rp864 ribu.

Nilai pokok kamu (Rp10 juta) akan kembali sepenuhnya pada saat jatuh tempo. Itulah mengapa banyak yang tertarik berinvestasi di Surat Utang Negara. Malahan di hari pertama masa penawaran kemarin, nilai pemesanan SBN Ritel ini sudah tembus Rp1,38 triliun, lho!

Masih Ada Waktu

Seperti disebutkan tadi, masa penawarannya akan ditutup pada 17 November mendatang. Jadi masih ada waktu, SmartFriends!

Produk Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ini menjadi seri terakhir yang terbit tahun ini. Pembeliannya bisa dilakukan dengan minimum Rp1 juta hingga maksimum Rp1 miliar. Jika ingin cair lebih awal, kamu bisa mencairkannya setelah 1 tahun. Namun dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan.

Tertarik investasi ST008? Segera hubungi Mitra Distribusi (Midis) yang sudah ditunjuk pemerintah.

Berikut daftar dari mitra distribusi yang sudah ditetapkan DJPPR Kemenkeu:

Bank Umum

1. Bank Central Asia (BCA)
2. Bank Mandiri
3. Bank Negara Indonesia (BNI)
4. Bank Permata
5. Bank Rakyat Indonesia (BRI)
6. Bank Tabungan Negara
7. Bank Maybank Indonesia
8. Bank CIMB Niaga
9. Bank OCBC NISP
10. Bank Panin
11. Bank DBS Indonesia
12. Bank HSBC Indonesia
13. Bank UOB Indonesia
14. Bank Commonwealth
15. Bank Danamon Indonesia
16. Bank Victoria Internasional
17. Bank Mega

Perusahaan efek
18. Trimegah Sekuritas Indonesia
19. BRI Danareksa Sekuritas
20. Bahana Sekuritas
21. Mandiri Sekuritas

Perusahaan fintech APERD
22. Bareksa
23. Tanam
24. Fundtastic+

Perusahaan fintech peer-to-peer lending
25. Investree
26. Koinworks
27. Modalku

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.