Jebakan-jebakan yang Perlu Diwaspadai Investor Pemula

Ilustrasi
Ilustrasi

Bagi kamu yang baru mulai belajar investasi, tentunya banyak hal yang harus kamu pelajari pelan-pelan. Mulai dari potensi keuntungan yang bisa kamu dapatkan hingga risiko yang bisa saja kamu alami.

Ada banyak jebakan-jebakan investasi yang justru bisa membuatmu rugi. Apalagi investor pemula biasanya masih rentan dan butuh waktu lama untuk pulih secara finansial.

Nah, agar hal tersebut tidak menimpa dirimu, sebaiknya hindari jebakan-jebakan berikut ini:

1. Terlalu Lama Menunda

Dalam investasi, kita memang diimbau untuk tidak terlalu terburu-buru. Jangan melakukan aksi jual beli hanya karena pengaruh orang lain. Namun terlalu lama menunda mengambil keputusan juga tidak benar.

Investor pemula memiliki cenderung punya kebiasaan buruk ini. Terlebih lagi jika kondisi pasar yang sedang bergerak cepat. Jadi, biasakan untuk bergerak cepat, tak perlu menunggu harga saham menjadi sangat murah untuk membelinya.

2. Pilih yang Berisiko Tinggi

Memang ada istilah yang mengatakan risiko berbanding searah dengan keuntungan. Semakin tinggi potensi cuannya, maka semakin besar risikonya. Tapi bukan berarti demi cuan yang tinggi, kamu lantas memilih investasi berisiko tinggi. Harus tetap mengacu pada kondisi finansial dan profil risiko kamu.

Aksi spekulasi ini layaknya judi, dan investor profesional kerap mengambil keuntungan dari investor pemula seperti ini. Sebaiknya, pilih saham aman yang berpotensi naik harga untuk investasi janga panjang.

3. Leverage

Jangan terlalu banyak melakukan leverage. Bagi investor muda, langkah ini bisa baik juga buruk. Jika untung, leverage bisa membuat portfolio bertambah, namun jika sial, portfolio bisa hancur, mirip spekulasi.

4. Tidak Riset

Jangan malu bertanya dalam memutuskan bentuk investasi. Jika harga saham turun, investor pemula cenderung berharap harga akan kembali naik tanpa mencari tahu apa penyebabnya. Jadi, sebaiknya cari tahu dengan bertanya atau melakukan riset sebelum mengambil keputusan.

Itulah tadi empat jebakan umum yang biasanya dialami investor muda saat berinvestasi. Pada dasarnya jebakan-jebakan ini ada karena kamu melihat investor lain. Ingat, investasi adalah soal kepentingan jangka panjang. Investasi juga bergantung pada profil risiko masing-masing.

Namun semua itu lebih baik daripada tidak berinvestasi. Apalagi di usia muda, kamu memiliki waktu yang panjang untuk bertoleransi dengan risiko yang muncul. Jadi, sebaiknya kamu mulai berinvestasi sekarang dan tingkatkan kemampuanmu mengambil risiko. Selamat mencoba.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.