Kamu Termasuk Sandwich Generation? Ini Solusinya

Sandwich Generation
Sandwich Generation

Pernah mendengar istilah sandwich generation? Istilah ini memang jarang terdengar dan enggak ada hubungannya sama sekali dengan hobi menyantap roti sandwich ya.

Menurut situs Discover, sandwich generation merupakan generasi yang terhimpit di antara beban finansial pribadi dan keluarga. Di satu sisi generasi ini memiliki kebutuhan finansial untuk membesarkan anaknya, di sisi lainnya mereka masih harus menanggung orangtuanya.

Secara langsung, kamu yang termasuk generasi sandwich akan memiliki pengeluaran dua kali lipat lebih banyak dan dapat menimbulkan kesulitan finansial, terutama bagi yang penghasilannya terbatas. Jika situasi ini tidak diatasi, cepat atau lambat berbagai masalah pasti akan muncul di hadapanmu

Masalah yang paling sering dihadapi generasi ini adalah tidak memiliki tabungan. Karena banyaknya pengeluaran sedangkan penghasilan terbatas, kamu akan sulit untuk menabung.

Masalah lainnya adalah terlilit utang. Ketika kemampuan finansialmu tidak sanggup lagi menanggung beban finansial dua keluarga sekaligus, banyak yang mengambil jalan pintas dengan berutang. Ujung-ujungnya kamu akan lebih sering memanfaatkan cara gali lubang dan tutup lubang untuk menambal pengeluaranmu.

Duh, jangan sampai kamu mengalami dua masalah di atas ya. Tapi, setidaknya kamu bisa melakukan beberapa cara agar beban finansial sebagai generasi sandwich dapat dikurangi. Semakin cepat kamu lakukan, maka semakin ringan juga bebanmu ke depannya. Begini nih caranya.

Identifikasi Keuangan Secara Menyeluruh

Jadi jangan hanya menghitung pemasukan yang kamu terima, tapi hitung juga pemasukan dan aset seluruh anggota keluarga yang masuk dalam tanggunganmu selama ini. Dengan cara ini kamu dapat mengetahui jika ada sumber dana lain yang bisa membantumu dalam menopang keuangan keluarga. Misalnya saja keluargamu ada yang memiliki aset dan investasi yang hasilnya bisa dimanfaatkan, sehingga kamu tidak perlu berutang saat mendesak.

Berkomunikasi Secara Jujur

Saat beban finansial yang harus kamu tanggung sudah berlebihan, sudah seharusnya kamu mengajak seluruh anggota keluarga untuk berkomunikasi. Sampaikan secara jujur kepada orang tua tentang masalah yang kamu hadapi. Dengan begitu mereka juga akan berusaha mencari jalan keluarnya.

Jangan ragu berkomunikasi dengan anak tentang kondisi keuanganmu. Berikan gambaran kondisi finansial keluargamu kepada mereka dan ajarkan mereka untuk bijak dalam menggunakan uang.

Berikan pemahaman kepada mereka tentang pentingnya menabung dan berinvestasi untuk masa depan. Dengan membangun pondasi keuangan yang kuat kepada generasi penerus dapat menjadi kunci untuk memutus rantai generasi sandwich. Enggak mau dong beban yang kamu rasakan sekarang juga dialami oleh mereka di masa depan?

Sebisa Mungkin Tetap Berinvestasi

Salah satu hal terpenting bagi generasi sandwich adalah berinvestasi, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Investasi dapat menghasilkan profit yang bisa dijadikan sumber pendapatan. Investasi cukup efektif untuk menghasilkan kestabilan finansial dalam keluarga sehingga tidak saling merepotkan.

Nah, kamu sendiri bagaimana? Sudah mulai berinvestasi belum?

Jangan ragu untuk memulainya, karena investasi sekarang gampang banget. Dengan adanya aplikasi Welma kamu bisa berinvestasi lewat HP, kapan saja dan di mana saja.

Yuk kenalan sama Welma.