Kapan Saat yang Tepat untuk Investasi Emas?

Kapan saat tepat investasi emas?
Kapan saat tepat investasi emas?

Emas sering dianggap sebagai instrumen investasi yang paling aman, mudah dan menawarkan imbal hasil yang menarik.

Emas juga telah menjadi pilihan investasi yang telah teruji semenjak beberapa dekade tahun lalu. Tentu saja kamu sering mendengar bagaimana kakek-nenekmu menyimpan emas sebagai salah satu instrumen investasi dan lindung nilai (hedging), bukan?

Apakah saat ini, membeli dan menyimpan emas sebagai instrumen investasi masih relevan?

"Emas itu sifatnya safe haven, instrumen investasi paling aman. Karena itu, waktu terbaik untuk membeli emas adalah ketika krisis. Sifatnya untuk mengamankan aset kita dari volatilitas," sebut Perencana Keuangan Juwono S. Sudirgo di acara BCA Young Community.

Sebaliknya, Juwono menyarankanmu untuk menjual simpanan emasmu ketika inflasi sedang tinggi. Mengapa? Imbal hasil yang ditawarkan emas sebagai safe haven tidak bisa mengimbangi kenaikan inflasi. Misalnya inflasi tahunan sedang di angka 7%, imbal hasil emas per tahun hanya 6% sehingga belum akan mengompensasi tingginya inflasi.

"Emas juga merupakan instrumen investasi terbaik untuk jangka waktu menengah, antara 3-5 tahun," sebutnya.

Bila ingin investasi emas, kamu juga harus memperhatikan biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli sertifikat emas. Emas batangan yang dikeluarkan ANTAM atau UBS misalnya, memang mengharuskanmu membeli sertifikat keaslian emas tersebut. Bila ingin membeli emas perhiasan, Juwono juga mengingatkanmu akan biaya pembuatan yang harus kamu keluarkan. Biaya ini akan hilang ketika kamu menjualnya kembali.

"Gain (keuntungan) atas emas juga dikenakan pajak," tambah dia.

Baiknya, beberapa perbankan syariah atau lembaga keuangan lain telah memiliki produk yang memungkinkanmu mencicil emas. Dengan begitu, kamu bisa membeli emas dari jumlah nominal kecil.

Tertarik membeli emas sebagai tabungan dan investasi?