Kenalan Sama Saham Gorengan Biar Enggak Autorugi

Gorengan memang selalu terlihat renyah.
Gorengan memang selalu terlihat renyah.

Pasti kamu sudah sempat baca berita soal perusahaan asuransi pelat merah, PT Asuransi Jiwasraya (Persero), yang gagal membayar klaim polis nasabah beberapa waktu lalu. Total gagal bayarnya sampai Rp12,4 triliun.

Penyebab Jiwasraya rontok lantaran perusahaan pelat merah tersebut menempatkan investasi dana polis nasabah di instrumen saham dan reksa dana saham yang buruk. Usut punya usut, ternyata Jiwasraya membenamkan uang nasabah di saham gorengan.

Saham gorengan? Sebenarnya apa sih saham gorengan itu?

Yang perlu kamu tahu dulu, saham gorengan ini hanya istilah. Jadi ibaratnya gorengan, saham jenis ini adalah saham yang memang kelihatan renyah. Harga saham ini bisa mendadak naik drastis dalam waktu singkat. Cuan dari saham ini seakan besar.

Namun, di balik renyahnya saham gorengan, ternyata terdapat ancaman serius. Lantaran harga saham jenis ini mendadak bisa naik drastis, saham ini juga bisa turun drastis. Bahkan, bisa jadi saham tidur alias saham yang enggak bakal laku untuk dijual.

Bukannya cuan besar yang didapat, kamu malah mendapatkan kenyataan cut loss alias rugi. Kerugiannya pun bisa besar banget, apalagi bila kamu keburu nafsu memborong saham gorengan.

Saham gorengan ini bisa kok diidentifikasi. Ciri utamanya, harga saham naik signifikan tanpa disertai fundamental, volume, atau aksi korporasi yang signifikan pula. Bahasa gampangnya, harga saham perusahaan tertentu tiba-tiba tinggi, padahal perusahaan yang bersangkutan enggak punya kinerja bagus.

Harganya benar-benar seperti roller coaster. Bursa Efek Indonesia (BEI) pun melabeli saham-saham tersebut sebagai kategori unusual market activity (UMA). Sebab, memang ternyata ada pihak-pihak tertentu yang umumnya disebut “bandar” memainkan harga saham gorengan ini.

Biar enggak autorugi gara-gara tertipu renyahnya saham gorengan ini, mending kamu cek dulu portofolio saham tersebut. Cek sisi fundamental perusahaan tersebut. Hindari bila sudah kamu curigai saham itu masuk ciri saham gorengan tadi.

Jangan terbawa nafsu dengan tren naik drastis dalam waktu singkat. Selain itu jangan pula memaksakan trading di saham gorengan.

Agar lebih pasti lagi, mending kamu investasikan dana kamu di reksa dana. Kamu bisa beli lewat aplikasi WELMA BCA. Selain pilihan manajemen investasi yang sudah terjamin, kamu juga bisa mengamati pergerakan reksa dana tersebut. Dijamin enggak autorugi. Coba saja klik tautan ini untuk info lebih jelasnya.