Lebih Efektif Tangani Kebutuhan Pelanggan dengan Chatbot

chatbot
chatbot

Sebagai pelaku bisnis, kamu tentu tahu pentingnya peran bagian pelayanan pelanggan (customer service/CS). Bagian ini akan menjadi jembatan bagi pelanggan yang ingin mencari informasi atau mendapatkan layanan dari suatu perusahaan, melalui telepon.

Jadi, tak heran bila banyak perusahaan akhirnya juga memfokuskan diri untuk membangun CS yang andal. Sayangnya, kerap kali, kontak melalui telepon tidak praktis dan membuat frustrasi.

eMarketer pun menyatakan bahwa komunikasi melalui telepon membuat pelanggan frustrasi.

"Komunikasi dengan telepon itu rumit, pelanggan harus menunggu dan memencet nomor beberapa kali agar bisa mendapatkan informasi yang ia inginkan," ujar CEO Sprint Asia Setyo Harsoyo pada Smart-Money di Jakarta (5/4).

Dalam hal ini, teknologi robot yang dilengkapi intelejensi buatan (AI) bernama chatbot bisa menjadi solusi yang ampuh.

"Masyarakat kita sudah sangat terbiasa menggunakan aplikasi pesan singkat. Melalui chatbot, kita bisa enhance customer experience," sambung CEO Kata.ai Irzan Raditya.

Pernyataan ini menjadi relevan karena hasil riset Flurry Analytics menyebutkan bahwa aplikasi pesan singkat adalah aplikasi yang paling banyak dipakai di ponsel pintar.

"Di Indonesia saja, 97% pengguna ponsel pintar menggunakan aplikasi pesan singkat," kata Setyo.

Setyo melanjutkan, karena ini adalah robot, bukan manusia, chatbot bisa bekerja 24 jam tanpa henti. Sebagai gambaran, sebuah chatbot mampu menangani lebih dari 500 pelanggan dalam satu waktu. Sementara itu, manusia hanya mampu menangani satu pelanggan dalam satu waktu.

Bagaimana menurutmu?