Moat, Kunci Penting dalam Film Becoming Warren Buffet

Poster film Becoming Warren Buffet di HBO
Poster film Becoming Warren Buffet di HBO

Sudahkah kamu menonton film Becoming Warren Buffet? Film dokumenter yang tayang di HBO ini memberi banyak pelajaran terkait investasi yang menarik kamu ketahui. Salah satunya adalah “Moat”.

Apa itu “moat”? Mengapa hal ini jadi poin penting dalam film tersebut? Kita bahas yuk.

Istilah moat disebutkan oleh Warren Buffet ketika menjawab pertanyaan dari seorang mahasiswa. Mahasiswa tersebut bertanya indikator apa yang dilihat ketika memilih sebuah saham perusahaan.

Buffet lantas menjelaskan dengan menggunakan analogi kerajaan. Ia mengatakan bahwa biasanya orang-orang akan lebih senang dengan perusahaan/kerajaan yang punya ksatria tangguh.

Tapi bagi Buffet, yang lebih penting justru “moat” alias “parit” dalam bahasa Indonesia. Semakin bagus parit yang membentang mengelilingi istana, maka semakin baik pertahanan kerajaan tersebut

Buffet lantas menambahkan satu analogi lain yang juga menjadi indikator ketika memilih saham. Ia memberi contoh cokelat See’s Candies.

Ada seorang laki-laki memberikan cokelat dari See’s Candies kepada pacarnya. Pacarnya lantas senang dan menghadiahi laki-laki tersebut dengan ciuman. Buffet yakin bahwa laki-laki itu akan membeli cokelat dari See’s Candies lagi meskipun harganya sudah naik.

Hal ini sama halnya dengan iPhone di Amerika Serikat. Meski harganya naik, banyak orang tetap membelinya karena sudah dipercaya akan kualitas dan nama besarnya.

Kalau di Indonesia, contohnya mungkin Indomie. Menurut data dari Brand Footprint Juni 2020, Indomie tetap menjadi produk nomor satu paling banyak dibeli masyarakat urban meski harganya sebenarnya naik.

Nah, melalui contoh-contoh tersebut, Buffet ingin menunjukkan bahwa ia lebih menyukai perusahaan yang memiliki “moat” (parit) yang luas. Moat di sini bisa berupa macam-macam, seperti track record atau jam terbang perusahaan, kualitas produk yang sudah terbukti, dan semacamnya.

Nah, bagaimana menurut kamu? Setuju dengan Warren Buffet?

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.