Reksa Dana Pendapatan Tetap Bisa Rugi, Fakta atau Mitos?

Reksa dana pendapatan tetap bisa turun?
Reksa dana pendapatan tetap bisa turun?

Jadi menurutmu fakta atau mitos? Namanya kan reksa dana pendapatan tetap, tapi kok bisa rugi? Kita bahas yuk.

Instrumen investasi yang satu ini memang kerap bikin orang gagal paham. Pasalnya dari namanya kita berekspektasi bahwa pendapatannya pasti tetap.

Tapi ternyata pergerakan harganya fluktuatif alias naik turun. Malahan kadang investor juga bisa rugi kalau menarik uangnya saat harganya sedang jatuh.

Begini. Kamu perlu tahu bahwa reksa dana pendapatan tetap (RDPT) itu biasanya mengelola dana investor ke surat utang atau obligasi pemerintah maupun korporasi. Nah obligasi sering disebut sebagai "instrumen investasi pendapatan tetap", karena kupon atau bunga hasil investasinya dibagikan secara berkala ke investor.

Investor RDPT biasanya tidak langsung dapat keuntungan dari kupon obligasi itu. Soalnya manajer investasi bakal mengelola kembali pendapatan kupon tadi ke surat utang lainnya agar dapat imbal hasil bagus.

Nah, dari situ, investor reksa dana baru bisa dapat keuntungan dengan kenaikan nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana.

Buat kamu yang belum tahu, NAB adalah nilai pasar atau harga dari suatu reksa dana. Kalau NAB naik, berarti kamu bisa dapat keuntungan lebih. Begitu juga sebaliknya, kalau turun, keuntunganmu pun turun.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.