Selain Emas, Ini 3 Logam Mulia yang Cocok untuk Investasi

Varian logam yang cocok untuk investasi
Varian logam yang cocok untuk investasi

Logam mulia sejatinya sejenis logam yang tahan terhadap korosi dan oksidasi. Keistimewaan tersebut membuat logam mulai dihargai cukup tinggi sehingga cocok untuk investasi.

Selama ini, banyak yang mengira kalau logam mulia itu hanya emas (Au). Padahal selain emas, ada banyak jenis lainnya, seperti perak (Ag), rutenium (Ru), rhodium (Rh), palladium (Pd), osmium (Os), iridium (Ir), dan platina (Pt).

Nah, di antara jenis-jenis logam mulia selain emas tersebut, ada juga yang cocok untuk investasi. Apa saja?

1. Perak

Dahulu, perak sebenarnya bisa disandingkan dengan emas sebagai alat tukar. Malah hingga kni, masih ada negara-negara yang menggunakan perak sebagai bahan dasar mata uangnya. Dibanding emas, harga perak cenderung lebih stabil.

2. Platina

Sama seperti emas, logam mulia ini kerap digunakan sebagai perhiasan. Warnanya yang mengkilau meski tanpa dilapisi apapun, membuat banyak memburunya. Di era 2002 hingga 2008, platina sempat mencapai masa jayanya.

3. Palladium

Satu lagi logam mulia yang tengah naik daun saat ini adalah palladium. Bahan dasar untuk cincin pernikahan, terutama untuk laki-laki ini, punya daya tahan cukup lama. Palladium juga cocok jadi bahan campuran emas putih sehingga makin menarik untuk perhiasan.

Nah yang menarik, harga palladium saat ini sedang melampaui harga emas di kisaran US$2.000 per ons. Jika dirupiahkan, maka palladium berada di kisaran harga Rp28 jutaan setiap onsnya. Artinya, Rp1 juta per gram, lebih tinggi daripada emas murni di pasaran yang di kisaran Rp900 ribuan.

Mengapa Paladium Melampaui Emas?

Selain langka, permintaan akan palladium ini sangat tinggi. Paling besar (85%) datang dari industri otomotif.

Di dalam industri otomotif, palladium digunakan jadi bahan baku pembuatan konverter katalis (catalytic converter). Konverter katalis ini merupakan alat pengontrol emisi gas dan menjadi salah satu komponen penting pada kendaraan.

Tingginya harga palladium juga dipengaruhi ketimpangan jumlah permintaan dengan pasokan logam mulia ini di pasaran. Di tahun 2018 saja, palladium hanya diproduksi sebanyak 210 metrik ton di seluruh dunia. Sementara permintaannya jauh melampaui angka tersebut.

Nah, bagaimana? Tertarik investasi di palladium dan logam mulia lainnya selain emas?

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.