Seperti Inilah Investasi Berbasis Tujuan

Apa tujuan investasimu?
Apa tujuan investasimu?

Pernah dengar pendekatan investasi berbasis tujuan? Pendekatan ini diyakini cocok buat kamu yang belum berinvestasi. Penjelasannya begini.

Kamu tentu punya daftar keinginan, kan? Entah mau beli rumah, mobil, jalan-jalan ke Islandia, kuliah di luar negeri, pokoknya apa saja deh. Namun untuk mewujudkan semua itu, kamu tentu butuh uang.

Nah, untuk mendapatkannya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, salah satunya investasi. Inilah yang dimaksud dengan investasi berbasis tujuan.

Untuk membuat tujuan investasi itu gampang kok. Caranya adalah dengan menjawab 5 pertanyaan di bawah ini:

1. Tujuanmu Apa?

Ambil contoh beli rumah.

2. Berapa Harganya?

Misalnya harga rumah incaran kamu Rp1 miliar.

3. Kapan Targetnya?

Misalnya usia kamu sekarang 23 tahun. Mau beli rumah di usia 26 tahun alias 5 tahun lagi.

4. Sekarang Sudah Ada Berapa?

Intip uang kamu sekarang sudah ada berapa. Misalnya Rp100 juta.

5. Kemampuan Setiap Bulan Bisa Investasi Berapa?

Misalnya gaji kamu Rp8 juta. Lalu setelah dipotong untuk kebutuhan 50 persen, cicilan 20 persen (kalau ada), dana darurat 10 persen, maka sisanya 20 persen atau sekitar Rp1,6 juta adalah untuk investasi berbasis tujuan.

Sampai di sini kita dapat kesimpulan bahwa kamu:

- Mau beli rumah Rp1 miliar 5 tahun lagi;

- Sudah punya uang Rp100 juta;

- Bisa menyisihkan Rp1,6 juta per bulan.

Selanjutnya bagaimana?

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.