Siapa yang Mengelola Dana Pensiun Kamu? Ini Jawabannya

Mengenal Dana Pensiun
Mengenal Dana Pensiun

Tahun ini, apakah salah satu resolusi keuanganmu adalah memiliki akun rekening dana pensiun sendiri? Perusahaan tempatmu bekerja mungkin telah mendaftarkanmu pada program BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) atau dana pensiun sendiri. Namun, tidak ada salahnya bila kamu juga memiliki tambahan dana pensiun sendiri.

Mengapa? Mengutip CNBC, hasil survei Northwestern Mutuals 2018 Planning & Progress Study menyebut, 78% masyarakat Amerika Serikat (AS) tidak memiliki dana yang cukup untuk bekal pensiun. Dana pensiun ini dibutuhkan agar saat memasuki usia tidak produktif, kamu bisa bisa menikmati hidup nyaman. Yuk, kenali jenis dana pensiun.

Dana Pensiun Manfaat Pasti

Program pensiun manfaat pasti adalah program pensiun yang manfaatnya ditetapkan dalam peraturan dana pensiun atau program pensiun lain yang bukan merupakan program pensiun iuran pasti.

Keuntungan, Manfaat, dan Risiko:

* Besar manfaat pensiun ditetapkan dalam peraturan dana pensiun dengan rumus tertentu.

* Iuran merupakan hasil estimasi kebutuhan biaya untuk merealisasikan manfaat pensiun berdasarkan perhitungan aktuaris, berfluktuasi.

* Bersifat paternalistik: Pemberi kerja menanggung semua/sebagian besar risiko, termasuk risiko investasi.

* Pencatatan: dana agregat.

* Termasuk program pensiun lain yang bukan PPIP

Dana Pensiun Iuran Pasti

Program pensiun iuran pasti adalah program pensiun yang iurannya ditetapkan dalam peraturan dana pensiun dan seluruh iuran serta hasil pengembangannya dibukukan pada rekening masing-masing peserta sebagai manfaat pensiun.

Manfaat, Keuntungan, dan Risiko:

* Manfaat pensiun berupa akumulasi iuran beserta hasil pengembangannya.

* Besar iuran ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun, ditetapkan di awal dan lebih stabil.

* Bersifat pemberdayaan: kontrol dan risiko berada di tangan Peserta, termasuk risiko investasi.

* Pencatatan dana: akun individu.

Untuk urusan dana pensiun, ada dua lembaga penyelenggara dana pensiun, Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Dana Pensiun Pemberi Kerja adalah dana pensiun yang dibentuk oleh orang atau badan yang mempekerjakan karyawan untuk menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti atau program pensiun iuran pasti, bagi kepentingan sebagian atau seluruh karyawannya sebagai peserta dan menimbulkan kewajiban terhadap pemberi kerja.

Sedangkan Dana Pensiun Lembaga Keuangan adalah dana pensiun yang dibentuk oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa untuk menyelenggarakan program pensiun iuran pasti bagi perorangan, karyawan maupun pekerja mandiri yang terpisah dari dana pensiun pemberi kerja bagi karyawan bank atau perusahaan asuransi jiwa yang bersangkutan.

Selain melalui kedua lembaga dana pensiun di atas, kamu juga bisa mempersiapkan dana pensiun dengan mengalokasikan dana ke instrumen investasi, seperti saham, reksa dana, obligasi, atau mungkin juga di tabungan berjangka, seperti Tahapan Berjangka Bank BCA. Cek tautan berikut untuk informasi lebih detail tentang Tahapan Berjangka BCA.