Solusi Buat yang Punya Uang tapi Ragu Mau Investasi

Ilustrasi
Ilustrasi

Punya uang tapi bingung mau buat apa? Pernah berada dalam situasi seperti ini enggak?

Di era serbadiskon seperti sekarang godaan untuk mengeluarkan uang semakin sulit terbendung. Jika tak pandai mengatur keuangan, bukan tidak mungkin kalau uang akan mengalir begitu saja tanpa sisa. Itulah kenapa banyak yang mulai memikirkan ke mana sebaiknya ia menggunakan uangnya.

Beberapa lantas memilih untuk menabung. Riset dari Alvara pun menunjukkan hampir 90% milenial memilih menyimpan uangnya dalam bentuk tabungan secara konvensional di bank.

Namun tahukah kamu kalau sekarang ada yang namanya reksa dana? Menabung di instrumen investasi ini justru bisa lebih menguntungkan dibandingkan dengan tabungan konvensional.

Mari kita bandingkan. Suku bunga tabungan konvensional rata-rata hanya 1,50% per tahun. Artinya, uang tabunganmu hanya bertambah 1,50% saja tiap tahun. Angka ini tentu sangat tidak terasa, apalagi masih ada potongan administrasi per bulan.

Dibandingkan tabungan konvensional, keuntungan menabung investasi melalui reksa dana jauh lebih besar. Reksa Dana Pasar Uang yang memiliki risiko kecil menawarkan keuntungan 5-6,5% per tahun. Investasi ini sangat cocok bagi pemula karena risiko rendah dan cocok untuk investasi jangka pendek.

Kalau dihitung-hitung, dengan menyisihkan Rp1 juta per bulan, dalam 10 tahun, tabunganmu di bank konvensional kira-kira hanya sebesar Rp128,5 juta. Nah, dengan angka dan jangka waktu yang sama, tabungan reksa danamu mencapai Rp164,7 juta.

Perbedaannya cukup jauh kan? Timbal balik keuntungan di reksa dana pun jauh lebih besar dan lebih cocok untuk tabungan masa depan dibandingkan menabung secara konvensional.

Lalu, bagaimana dengan risiko menabung reksa dana? Investasi reksa dana ini ada beberapa dan memiliki tingkat risiko berbeda-beda. Dari risiko terendah atau konservatif, ada Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Terproteksi, dan Reksa Dana Pendapatan Tetap.

Reksa dana dengan risiko moderat adalah Reksa Dana Campuran. Yang paling tinggi atau profil risiko agresif adalah Reksa Dana Saham.

Untuk permulaan menabung reksa dana, kamu bisa memilih Reksa Dana Pasar Uang. Risiko reksa dana jenis ini cukup kecil kok dan bisa digunakan untuk investasi jangka pendek. Kamu enggak akan rugi.

Tertarik mencoba? Unduh saja aplikasi WELMA melalui smartphone-mu. Di sana ada beragam Reksa Dana Pasar Uang yang bisa kamu pilih untuk memulai menabung.

Kamu bisa pilih mana yang memberi keuntungan lumayan untuk tabungan masa depanmu. Oh ya, ada cashback 100% bila kamu membeli reksa dana di aplikasi WELMA.

Simak video ini untuk dapat gambarannya ya.

Alasan Pemula Lebih Cocok Investasi Reksa Dana

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.