Tips Pilih Bank yang Bagus untuk Deposito

Ilustrasi
Ilustrasi

Minat milenial terhadap deposito rupanya makin tinggi saja. Umumnya, mereka yang memilih produk perbankan ini karena bunganya yang memang lebih besar dari tabungan biasa.

Hanya saja, banyaknya cerita-cerita miring soal risiko menabung deposito di bank ternyata cukup berpengaruh di kalangan masyarakat. Pada akhirnya mereka yang tadinya sudah punya niat untuk menabung jadi balik arah.

Cerita-cerita miring tersebut macam-macam. Ada yang bilang untuk deposito harus punya modal yang besar. Lalu ada lagi yang bilang kalau menabung deposito di bank uangnya akan hilang.

Padahal faktanya tidak demikian. Selama bank yang kamu pilih adalah bank yang sudah terpercaya baik dari kredibilitas dan track record-nya, uang kamu akan baik-baik saja. Jadi ya jangan sembarangan pilih bank ya.

Deposito sendiri memang punya keunggulan dibandingkan dengan jenis tabungan lainnya. Kalau tabungan bisa diambil sesuka hati di ATM, uang di deposito hanya bisa diambil sesuai dengan jangka waktu tertentu. Jadi ketimbang tabungan, deposito memang lebih tepat disebut investasi.

Nah, setiap bank punya suku bunga yang berbeda untuk deposito. Bingung mau pilih yang mana? Simak beberapa tips berikut yang bisa membantumu dalam menentukan pilihan.

1. Perhatikan Reputasi Bank

Seperti disebutkan tadi, reputasi bank tentu saja memberikan jaminan tersendiri. Semakin sehat bank, semakin aman uang yang kamu simpan di sana. Jadi jangan pilih bank yang terancam bangkrut ya.

2. Tentukan Waktu Deposito

Jangka waktu deposito akan menentukan berapa besaran bunga yang diberikan. Kamu bisa pilih dari 1 sampai 24 bulan. Pilih yang sesuai dengan kebutuhanmu ya.

3. Bandingkan Bunga Deposito

Besaran bunga deposito biasanya jadi salah satu pertimbangan seseorang. Untuk itu cari tahu berapa bunga depositonya. Namun kembali lagi tetap utamakan reputasi ya.

4. Jangan Cuma Tergiur Bunga Tinggi

Seperti disebutkan tadi, bunga terlalu tinggi justru menimbulkan pertanyaan. Jangan pilih Bank yang menawarkan bunga deposito yang melebihi tingkat suku bunga Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS). Bank Indonesia memiliki peraturan bagi Bank untuk mengeluarkan bunga deposito sama dengan atau di bawah dari suku bunga LPS.

Biasanya Bank yang memberikan bunga lebih tinggi dari LPS adalah Bank yang tidak sehat dan membutuhkan dana cepat. Jadi kembali ke soal reputasi tadi, jika kamu menaruh deposito di Bank tersebut, investasimu bisa sangat berisiko. Hal yang bertolak belakang dengan prinsip deposito yang aman tadi deh.

5. Cari yang Persyaratannya Paling Mudah

Setiap bank punya syarat yang berbeda-beda. Ada bank yang memiliki persyaratan rumit dan ada juga yang mudah. Pilihlah bank dengan persyaratan paling mudah.

Salah satu bank yang sudah terpercaya untuk produk deposito adalah BCA. Produknya bernama Deposito Berjangka. Di sini, selain bisa memilih sendiri jangka waktu depositonya, kamu juga bisa memilih 9 mata uang.

Bahkan kamu bisa mentransfer bunga ke rekening BCA atau bank lain. Sudah begitu bisa automatic roll over juga pula. Penasaran dengan produk deposito berjangka di BCA? Klik tautan ini ya.