Yang Terjadi Jika Kamu Menunda Investasi

Ilustrasi
Ilustrasi

Demi tujuan masa depan yang lebih baik, sudah pasti kamu memerlukan investasi. Bayangkan jika kamu tidak melakukannya dan cuma menghabiskan uang untuk konsumsi, apa yang bakal terjadi 10 tahun lagi?

Paling-paling cuma kekayaan stagnan. Itu pun kalau kamu punya gaji besar. Nah kalau gaji saja pas-pasan? Jangankan bisa memenuhi kebutuhan, untuk bayar utang saja jangan-jangan juga sulit.

Itulah kenapa kamu perlu investasi sejak dini. Jangan menundanya sebab efeknya akan merembet ke mana-mana.

Begini. Tahukah kamu, kalau banyak financial goals yang sudah disusun rapi gagal karena sering menunda-nunda rencana yang sudah ditetapkan? Kebanyakan mereka yang sering menunda-nunda ini berpikir bahwa suatu saat nanti mereka bakal bisa berinvestasi.

Masalahnya, waktu kamu hidup ini terbatas dan usia produktif pun terbatas. Jadi, jika terus-terus punya pikiran ini kamu bakal kehilangan momentum. Ujung-ujungnya, kamu bisa enggak punya apa pun di masa depan karena financial goals pun gagal tercapai.

Coba kamu enggak menunda berinvestasi. Pastinya saat kamu tua, kamu sudah punya tabungan lumayan banyak. Jaminan masa tua pun terjamin.

Kamu harus menjalankan rencana keuangan yang sudah kamu susun. Perfeksionis sungguh diperlukan dalam menjalankan rencana keuangan itu agar kamu tidak terbiasa permisif pada hal-hal yang enggak penting.

Misalnya, kamu sudah berkomitmen akan menginvestasikan 10% dari gaji kamu per bulan sejak pertama kali mendapatkan gaji, maka komitmen itu harus dilakukan secara sungguh-sungguh dan kontinu. Jangan ditunda, apalagi permisif. Tetap berpegang teguh pada rencana agar financial goals kamu tercapai.

Awal baru punya efek untuk memotivasi orang agar bisa berubah menjadi lebih baik. Kamu bisa memilih hari untuk menekan tombol reset dan memperbaiki semua kesalahan. Kamu bisa memilih Tahun Baru sebagai awalan baru. Selama memulai awal baru, terus motivasi diri sendiri dan selalu berada di jalur yang sudah kamu rencanakan.