3 Pertanyaan Tricky HRD Perusahaan Startup

Ilustrasi
Ilustrasi

Seiring perkembangan, tren kerja di startup ternyata makin populer di Indonesia. Malah ada anggapan bahwa kerja di perusahaan startup itu keren. Setuju, enggak?

Terlepas dari setuju atau enggaknya kamu, fakta menunjukkan bahwa lowongan pekerjaan di startup itu memang selalu ada. Ini menunjukkan bahwa jumlah startup di Indonesia terus bertambah.

Sayangnya, startup ternyata masih kerap kesulitan mendapatkan kandidat untuk bergabung dengan perusahaannya. Meski nilai tesnya bagus, banyak yang gugur di fase wawancara karena tidak memenuhi kualifikasi yang diinginkan. Jawaban mereka atas pertanyaan yang diajukan juga tidak sesuai ekspektasi.

Hmm, kira-kira apa sih yang biasanya ditanyakan HRD perusahaan startup kepada kandidat pegawainya? Simak yuk 3 pertanyaan yang sering diajukan HRD startup pada para pelamar.

1. Biasa Bekerja Sendiri atau Tim?

Yang namanya startup alias perusahaan rintisan, banyak yang masih fokus untuk mengembangkan produknya. Nah, rupanya hal ini membuat startup kerap lupa mengembangkan human resource. Jadi kamu memang harus aktif belajar sendiri agar bisa berkembang.

Pertanyaan ini sendiri memang agak tricky. HRD hanya ingin mengetahui apakah kamu kandidat yang bisa belajar sendiri atau tidak. Biasanya mereka pun akan menanyakan pengalamanmu saat bekerja, baik sebagai tim dan individu.

2. Apakah kamu orang yang pandai beradaptasi?

Hati-hati juga dengan pertanyaan ini. Pada dasarnya dunia bisnis, apalagi startup itu sangat dinamis. Perubahan bisa terjadi begitu cepat dan mereka membutuhkan orang yang pandai beradaptasi.

Apalagi startup ini tergolong baru. Lika-liku masalah akan banyak terjadi dan hanya tim yang kuatlah yang akan bertahan. Itulah mengapa, mereka butuh seorang yang punya skill, kemampuan adaptasi, dan memiliki wawasan dalam mencari problem solving.

3. Siap Bekerja di Luar Job Desk?

Ini dia pertanyaan favorit yang biasa disampaikan HRD. Biasanya startup tidak memiliki banyak pegawai.

Maka dari itu sudah umum bila satu orang akan merangkap sejumlah kerjaan. Pertanyaan ini akan meyakinkan HRD bahwa kandidat memang serbabisa dan punya banyak skill.

Itu tadi tiga pertanyaan yang kerap dilontarkan HRD pada para pelamar. Bagi kamu yang menyukai tantangan, meniti karier di startup tentu bisa jadi pilihan tepat. Bagus lagi bila kamu bisa mengambil ilmu dan belajar untuk mendirikan startup sendiri.

Mimpi? Tidak selama kamu punya tekad yang kuat. Apalagi pemerintah pun sangat serius ingin mengembangkan startup-startup Tanah Air. Instansi atau perusahaan yang ikut mendukung perkembangan startup juga sudah banyak kok.

Salah satunya BCA. Bank Swasta terbaik di Indonesia ini bahkan punya program SYNRGY yang membina sekelompok anak muda berprestasi untuk mewujudkan mimpinya membangun startup.

Penasaran seperti apa SYNRGY? Kepoin di sini aja.

Intip juga startup-startup di sana. Siapa tahu ada lowongan untukmu.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.