5 Hal yang Bikin Kamu Masih Menganggur, Tapi Kamu Enggak Sadar

Lupa kalau masih nganggur.
Lupa kalau masih nganggur.

Sejak dulu orangtua mendorong keras agar kita menempuh pendidikan tinggi. Soalnya tanpa pendidikan, katanya kita bakal jadi pengangguran.

Tapi lihat sekarang, pengangguran berstatus sarjana justru masih banyak. Cari kerja juga makin susah. Dan lucunya, perusahaan-perusahaan justru mengaku cari karyawan itu susah. Lho, kok jadi sama-sama susah gini.

Kita coba bahas pelan-pelan ya.

Pada dasarnya jumlah lowongan memang akan selalu lebih sedikit dari jumlah pencari kerja. Itu wajar. Makanya ada yang namanya kualifikasi, seleksi, dan penyaringan saat perekrutan. Si pencari kerja jadi harus punya sesuatu dulu untuk bisa memenangkan perebutan kursi.

Namun zaman ternyata berubah cepat. Teknologi berkembang pesat. Banyak perusahaan mulai beralih menggunakan mesin. Belum lagi kondisi perekonomian belum stabil dan para pengusaha masih memikirkan untuk melakukan efisiensi.

Yang artinya, semua faktor di atas secara tidak langsung telah meningkatkan level persaingan atau tingkat kesulitan mencari kerja. Ini yang harus diketahui para fresh graduate, first jobber, dan mahasiswa tingkat akhir.

Sayangnya, banyak yang belum sadar bahwa mereka telah melakukan sesuatu yang membuat dirinya masih menganggur.

Apa itu? Kita simak yuk, 5 hal yang enggak disadari bikin kamu masih menganggur.

1. Merasa Enggak Pantas pada Profesi Tertentu

Pencari kerja dengan tipikal ini biasanya sering merasa “tak pantas” mengambil profesi lain. Ia merasa layak bekerja di perusahaan besar di gedung bertingkat-tingkat. Bukannya di sebuah ruko atau kantor kecil yang cuma seukuran rumah.

Lantaran punya titel sarjana, mereka juga tak pernah kepikiran untuk menjadi petani, nelayan, atau pedagang. Mereka tak berpikir untuk jualan sayur, buah, kerajinan tangan, dan lain-lain.

Padahal karier itu memang dimulai dari nol. Dan selama itu halal, maka pekerjaan tersebut tetaplah mulia.

Malahan terkadang mencoba hal baru jauh lebih baik daripada mengharapkan hal yang sama tapi tak kunjung didapat. Jadi cobalah untuk tidak: pokoknya kerja di kantor itu, pokoknya harus dapat profesi itu, dan sebagainya.

2. Merasa Layak Digaji Tinggi

Memang sih, siapa yang enggak mau gaji tinggi. Tapi cobalah untuk memahami kasusnya sekarang. Perusahaan tentu hanya ingin mengeluarkan uang lebih untuk sesuatu yang dirasa pantas. Makanya mereka punya standar untuk merekrut calon pekerja.

Di Indonesia, sarjana tanpa pengalaman rupanya belum mendapat keistimewaan lebih. Perusahaan akan tetap berpikir dua kali. Malahan, jika seorang sarjana tanpa pengalaman disandingkan lulusan SMK dengan pengalaman, besar kemungkinan perusahaan akan memilih lulusan SMK. Selain pengalamannya unggul, dari segi gaji mereka juga tidak menuntut tinggi.

3. Malas Tambah Skill Padahal Kurang

Dilansir dari McKinsey, sebuah penelitian yang diadakan bersama UNESCO dan ILO mengatakan bahwa ada kesenjangan antara sistem pendidikan dengan dunia kerja di Indonesia. Lulusan sejumlah perguruan tinggi dinilai belum memenuhi kebutuhan pengguna kerja.

Namun apa iya kamu hanya akan menyalahkan sistem pendidikan saja?

Meningkatkan skill kan enggak harus berstatus mahasiswa. Kamu tetap bisa melakukannya sekarang, besok, lusa, dan seterusnya. Sekarang banyak kok perusahaan-perusahaan yang membuka fasilitas magang. Seminar baik offline maupun online juga makin banyak. Jadi intinya, di mana ada kemauan di situ ada jalan.

4. Malas Cari Info

Dulu cari pekerjaan itu harus mengunjungi kantor-kantor sambil bawa map. Sekarang tinggal pakai internet dan tunggu panggilan. Jadi manfaatkanlah kemajuan ini.

Cari info soal lowongan sebanyak-banyaknya. Gunakan platform yang resmi. Cek kebenaran lowongan dengan internet. Informasi itu sekarang mudah dicari kok. Tinggal bagaimana kita melawan rasa malasnya saja.

5. Terjebak Zona Nyaman

Ini dia. Empat hal di atas, jika kamu sudah susah lepas dari zona nyaman, maka akan percuma. Jangan karena di rumahmu sudah serba ada lantas kamu santai-santai saja. Terlalu lama dia di zona nyaman juga hanya akan membuat peluangmu diambil orang lain. Jadi cobalah untuk keluar dari zona ini dulu.

Tantang diri kamu di dunia kerja yang baru. Atau, coba deh tantang diri kamu untuk berwirausaha. Kalau berhasil kan malah bisa menciptakan lapangan kerja buat orang lain.

Ide bisnis sekarang ada banyak banget. Kamu bisa ambil salah satu ide bisnis kece saat new normal. Ada cara-caranya juga lho.

Yuk, langganan WhatsApp Smart-Money.co. Dapatkan artikel-artikel menarik lainnya di sini.