78 Persen Karyawan Lama Takut Resign saat Pandemi, Fresh Graduate Harus Apa?

Fresh graduate harus apa selama masih pandemi?
Fresh graduate harus apa selama masih pandemi?

Lampu kuning menyala untuk kamu para fresh graduate. Bukan untuk menakut-nakuti, namun sebuah survei memang mengatakan demikian.

Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Harris Poll mengenai dampak karier pada saat pandemi, ternyata 78 persen dari 1.000 responden mengurungkan niatnya untuk resign selama pandemi COVID-19.

Menurut mereka, bertahan jadi pilihan paling bijaksana, sekalipun sebagian mungkin sudah merasa jenuh dan butuh tantangan baru dalam kariernya.

Ada dua hal yang bisa dipetik. Pertama, lowongan jadi berkurang karena posisi pekerjaan masih terisi orang lama. Di sisi lain, terutama bagi fresh graduate, persaingan jadi lebih kompetitif karena lawan kamu bukanlah orang-orang yang sudah berpengalaman.

Nah, PR-nya sekarang, bagaimana menarik perhatian HRD agar kamulah pemenang di antara fresh graduate yang lain. Ini tipsnya.

1. Pernah Magang

Pada dasarnya perusahaan butuh SDM yang cepat beradaptasi. Mereka ingin karyawan yang berpengalaman dan punya skill, tapi harganya masih "murah". Itulah mengapa fresh graduate yang pernah magang akan dinilai punya keunggulan. Jadi tonjolkan pengalaman magang kamu di CV!

2. Punya Mental

Menurut Association of American Colleges and Universities, kebanyakan perusahaan ragu-ragu menerima fresh graduate karena mereka dinilai belum memiliki mental dan kemampuan, misalnya seperti komunikasi profesional dan pikiran yang kritis.

Menariknya, salah satu cara perusahaan melihat apakah kandidat punya mental yang kuat adalah dengan menanyakan berapa kali kamu melamar kerja dan ditolak.

3. Punya Kegiatan di Waktu Kosong

Dari survei Careerealism, para HRD kerap kali bertanya apa yang dilakukan fresh graduate saat masih menganggur. Rupanya, seperti kata Liz Ryan, HR Manager dan penulis buku Reinvention Roadmap: Break the Rules to Get the Job You Want and Career You Deserve, orang-orang yang menganggur tapi hanya berdiam diri disebut sebagai golongan putus asa.

Padahal memanfaatkan waktu menganggur dengan kegiatan seperti ikut seminar, kursus, jadi relawan organisasi itu mudah kok. Terlebih bila kamu jadi kontributor proyek tertentu, bisa jadi nilai tambah di mata HRD.

Jadi, yuk jangan buang waktumu. Tantang dirimu untuk mengambil kesempatan kerja sebanyak yang kamu bisa.

Salah satunya dengan menjawab tantangan karier di Bank BCA. Intip persyaratan dan kualifikasinya di sini. Saatnya memikirkan masa depan, bukan cuma memikirkan biaya makan bulan depan.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.