Ampuh Mana, Surat Lamaran Keren atau Relasi Orang Dalam?

Ilustrasi
Ilustrasi

Proses mencari kerja, baik untuk yang pertama kali maupun tidak, memang bikin hati harap-harap cemas. Apalagi kadang prosesnya membutuhkan waktu lama.

Kamu sendiri pernah enggak merasa surat lamaran diproses terlalu lama? Kira-kira apa sih penyebabnya?

Ada macam-macam. Biasanya sih, proses lama ini karena pihak HRD harus menyortir ratusan dan mungkin ribuan surat lamaran yang masuk ke perusahaan. Nah, saking banyaknya, ada yang cenderung melihat surat lamaran yang menarik saja, untuk dijadikan kandidat yang akan diundang wawancara.

Hal ini pun didukung data. Berdasarkan survei dari ResumeLab, 83% HRD setuju kalau surat lamaran yang bagus turut memengaruhi seseorang dipanggil wawancara atau tidak. Bahkan, 83% HRD tadi belum melihat resume dulu.

Sederhananya, asal surat lamaran bagus, mereka bisa saja memutuskan untuk memanggil kandidat untuk wawancara. Nah, penting nih berarti.

Lalu, bagaimana sih cara membuat surat lamaran yang bagus?

Dikutip dari CNBC, Ian Siegel (CEO ZipRecruiter) menyebut, HRD hanya membutuhkan waktu 20 detik untuk meninjau surat lamaran. Untuk itu, job seekers harus bisa membuat surat lamaran yang jelas, tepat, dan juga kreatif.

Nah, pada umumnya, imbuhnya, para HRD ini mencari alasan-alasan job seekers dalam melamar pekerjaan atau bergabung ke perusahaan. Makanya, alasan ini pun harus ditulis di surat lamaran.

“Aturan utama dalam melamar pekerjaan adalah menunjukkan alasan ketertarikan bergabung secara spesifik. Sayangnya, banyak orang justru mendeskripsikan latar belakang mereka dan menjelaskan kenapa dia cocok di posisi itu,” jelas Siegel.

Siegel merinci ada 3 hal yang harus dimasukkan dalam surat lamaran pekerjaan. “Tunjukkan antusiasme, tunjukkan bahwa kamu sudah melakukan riset, dan tunjukkan kamu ingin berkontribusi di perusahaan yang kamu lamar,” imbuhnya.

Misalnya, kamu bisa menulis dalam surat lamaranmu dengan kalimat, “Saya sangat tertarik melamar pekerjaan ini karena …” Isi titik-titik tadi dengan alasan kamu melamar pekerjaan itu.

Cukup? Jangan senang dulu, lanjutkan baca artikel ini

Nah, selain surat lamaran yang bagus, ada satu lagi yang ternyata bisa mempercepat proses melamar kerja. Cara itu adalah memaksimalkan rekomendasi dari relasi personal. Ini dia.

Dari data LinkedIn, 70% karyawan profesional mendapatkan pekerjaan karena koneksi personal. Meski demikian, 51% milenial justru enggak nyaman dengan cara ini.

“Surat lamaran memang menjadi salah satu faktor penting dalam mendapatkan pekerjaan. Namun, cara efektif lain yang bisa digunakan dengan memaksimalkan referensi dari koneksi,” tutup Siegel.

Jadi suka tidak suka, jangan pernah menyia-nyiakan relasimu. Sebab dari relasi tersebut, kadang kamu akan mendapat rekomendasi. Setidaknya, kesempatan untuk wawancara bisa kamu dapatkan. Sehingga kamu bisa membuktikan apakah kamu memang layak diterima di perusahaan yang dituju.

Ingat ya, relasi penting, tapi bukan berarti kamu sudah pasti diterima.

Nah, kebetulan nih, sekarang BCA sedang banyak membuka lowongan pekerjaan. Kamu bisa menggunakan teknik membuat surat lamaran di atas untuk memperbesar kans kamu lulus untuk mengikuti sesi wawancara. Untuk lowongan di BCA, kamu bisa lihat di tautan ini.