Benarkah Penampilan Menarik Bisa Membantu Dalam Karier?

Penampilan dan Karier
Penampilan dan Karier

Pepatah mengatakan, penampilan adalah cermin diri dan kepribadian. Tak jarang, hal ini pula yang membuat seorang profesional merasa perlu berpenampilan menarik. Hal ini diyakini mampu memberi dampak positif bagi perjalanan karier mereka.

Namun, hasil studi American Psychological Association yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology justru menyebutkan sebaliknya. Berpenampilan terlalu baik, atraktif atau mengggoda justru berdampak buruk bagi perkembangan karier.

Seperti dikutip Entrepeneur, hasil riset tersebut berdasarkan penelitian pada 750 responden yang merupakan mahasiswa tingkat akhir, pencari kerja profesional dan manajer personalia.

"Hasilnya mengejutkan. Foto-foto kandidat yang atraktif ternyata tidak pas menjadi kandidat apapun. Padahal, mereka sudah menghabiskan waktu dan dana yang tidak sedikit sebelum wawancara kerja," ujar laporan tersebut.

Lalu, bagaimana etika berpakaian yang tepat jelang wawancara?

Daripada berpenampilan menarik, sebaiknya miliki sikap yang atraktif. Demikian, para manajer bisa lebih dekat dan jelas mengenal kapasitas yang kamu miliki dan melihat apakah sesuai jabatan yang sedang dibuka.

"Untuk jabatan-jabatan tertentu, mereka lebih suka orang yang tidak atraktif secara penampilan tetapi lebih pada individunya. Manajer lebih menyukai tipe calon karyawan yang seperti itu," tambah laporan itu.

Karena itu, ketika datang wawancara kerja, siapkan diri dengan baik.