Bolehkah Menambahkan Humor di CV dan Resume Kerja?

Menampilkan Humor dalam CV
Menampilkan Humor dalam CV

CV maupun resume kerja memang bukan hal untuk main-main. Namun, sebenarnya, bolehkah menambahkan kelakar ringan dalam CV dan resume profesional? Ingin tahu jawabannya?

Jawabannya tergantung industri yang kamu geluti. Kamu masih mungkin menempatkan humor dalam CV ketika kamu menggeluti industri kreatif. Di industri ini, kreativitas dalam menampilkan CV memang kerap menjadi pertimbangan.

"Memilah resume bisa menjadi pekerjaan membosankan. Karena itu, kata lucu bisa menjadi kesempatan menarik perhatian sebelum wawancara," kata pakar karier Martin Darke dalam bukunya 30 Second Impact Resume dikutip CNBC.

Sebelum asal menambahkan kesan humor, ketahui aturan mainnya berikut.

Pastikan Humor Memang Lucu

Humor harus netral dan cukup kuat dalam menarik perhatian dibanding CV lain. Sebab, personalia hanya melihat CV dalam enam detik. Mereka melihat dan membaca sekilas sehingga memang seringkali banyak yang terlewatkan.

"Tempatkan humor diantara hal-hal terkait keluarga atau teman dan lihat reaksinya. Reaksi terbaik adalah senyuman," katanya.

Humor Pantas

Meski lucu, Martin menyarankan untuk menempatkan humor sebagai pembuka CV. Mencari pekerjaan adalah hal serius dalam bisnis. Jadi, meski kamu akan tertawa, tanyakan kembali pada diri apakah orang lain akan menganggap humor itu juga lucu?

Bercanda di lingkungan kerja memang merupakan hal biasa. Meski begitu, Martin menyarankan agar kamu pintar menempatkan diri. "Pertimbangkan kembali apakah jabatan dan tanggung jawab pekerjaan tersebut cukup memungkinkan dengan adanya humor?," saran Martin.

Humor Berbahaya

Pastikan humor tidak akan merusak kredibilitas kamu. Kamu harus tahu bahwa kelompok tertentu memiliki selera humor yang berbeda dengan kebanyakan orang.

Humor Sesuai Karakter dan Kepribadian

Lebih baik, sesuaikan humor dengan karakter kamu. Demikian, katanya, hal tersebut bisa menjadi poin tambahan untuk mempertimbangkan kamu sebagai kandidat kuat.

Humor Memberikan Nilai Tambah

"Humor juga sering menjadi masukan ke internal organisasi. Demikian, mereka bisa melihat bahwa kamu bisa menjadi seseorang yang mencairkan suasana dalam ritme kerja," tambahnya.

Pastikan Resume Cukup Kuat

Selain memastikan jenis humor, pastikan pula resume kerja cukup kuat. Hilangkan semua salah ketik serta gunakan ejaan resmi. Pastikan bahwa resume kamu bersih, rapi dan tidak terlalu panjang.

"Paling penting adalah, resume kerja harus mengesankan sehingga bisa memberi hasil maksimal," pungkasnya.