Cara Ngomong ke Bos Kalau Kamu Butuh Pekerjaan Sampingan

Ilustrasi
Ilustrasi

Personal Finance ternama Bobby Hoyt pernah mengatakan kalau generasi muda sebaiknya punya penghasilan sampingan. Menurutnya, masih kecilnya gaji pekerja baru biasanya tak cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok. Jadi ada baiknya punya penghasilan tambahan agar bisa lebih cepat mencapai kemerdekaan finansial.

Lagipula, siapa sih yang enggak ingin mendapatkan penghasilan tambahan? Semua orang pasti mendambakan, meski sudah mendapatkan gaji bulanan.

Apalagi kadang ada saja pengeluaran tak terduga dalam satu bulan yang bikin perencanaan keuangan kita sedikit megap-megap. Jadi ya salah satu solusinya adalah mencari penghasilan tambahan.

Namun ada kalanya saat kita mencari sampingan, pekerjaan utama jadi terganggu. Ujung-ujungnya, bos atau atasan kita jadi mengeluhkan performa kita di kantor.

Nah, itulah mengapa pertanyaannya sekarang, perlukah kita lapor ke bos kalau punya pekerjaan sampingan? Bagaimana cara mengatakannya? Bagaimana meyakinkan atasan bahwa pekerjaan utama kamu akan baik-baik saja meski kamu memiliki pekerjaan sampingan? Simak tips berikut:

1. Untuk Persiapan Dana Darurat

Coba pakai jawaban ini. Jelaskan bahwa pengeluaran darurat atau tak terduga itu tidak bisa diprediksi. Mulai dari kendaraan pribadi mogok, rumah rusak, dirawat di rumah sakit, adalah hal-hal yang membutuhkan dana darurat. Jelaskan saja bahwa dengan penghasilan yang sekarang, kamu sulit untuk mengumpulkan dana darurat.

2. Melunasi Utang Kartu Kredit Lebih Cepat

Penyesalan utang konsumtif memang selalu datang belakangan. Survei dari Credit Karma 2019 lalu menyebutkan kalau anak muda menghabiskan uang dan terlilit utang karena gaya hidup konsumtifnya. Jelaskan pada bosmu kalau kamu harus mengakhiri gaya hidup buruk ini. Untuk realisasinya, kamu pun membutuhkan penghasilan sampingan.

Semakin cepat utang selesai, semakin cepat pula kamu bisa mengumpulkan uang untuk keperluan lain. Termasuk investasi. Nah, soal investasi kita bahas di poin ketiga.

3. Bisa Berinvestasi Lebih Besar

Ini dia. Salah satu alasan paling kece mengapa kamu butuh penghasilan tambahan adalah supaya bisa investasi lebih besar.

Zaman sekarang investasi memang sudah semakin mudah dan murah. Bahkan cuma dengan seratus ribu saja kamu sudah bisa berinvestasi.

Tapi bila cuma seratus ribu, tentu saja hasilnya akan berbeda bila kita bisa berinvestasi lebih besar, kan? Coba bayangkan. Bila kamu punya penghasilan tambahan, bisa jadi kamu menambah dana investasi lima kali lebih besar dari sekarang.

Bagaimana? Bos kamu juga paham kok. Asalkan ya itu tadi, kamu harus bisa manajemen waktu dan memastikan bahwa pekerjaan utamamu tidak terganggu.

Mencari penghasilan tambahan juga tidak harus dengan bekerja di tempat lain juga. Kamu bisa mendapatkannya dengan menjual barang-barang dan semacamnya. Bisa juga dengan menyewakan sesuatu sehingga jadi passive income yang meringankan keuanganmu. Jadi, seperti kata Hoyt yang dilansir dari Forbes, penghasilan tambahan memang diperlukan.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.