Dicari Banyak Perusahaan, Yuk Kenalan Sama Profesi UI/UX

Ilustrasi profesi UI/UX
Ilustrasi profesi UI/UX

Pernah dengar profesi UI/UX? Profesi ini lagi dicari banyak perusahaan, lho. Kenalan yuk.

Patut diketahui bahwa UI/UX itu adalah dua hal yang berbeda. UI adalah User Interface, sedangkan UX adalah User Experience.

Keduanya berhubungan dengan tampilan pada sebuah situs atau aplikasi. Pada dasarnya, UI/UX merupakan Human Computer Interaction (HCI) yang membuat interaksi manusia terhadap sebuah perangkat.

Dalam praktiknya, profesi UI/UX dilakukan oleh orang yang berbeda, yaitu UI designer dan UX designer. Mengapa demikian? Menurut UI/UX & brand design lead BCA, Irsan Aji dalam sharing karier virtual @upgradekarir beberapa waktu lalu, menjelaskan bahwa UI dan UX memiliki tanggung jawab yang berbeda.

“Idealnya untuk posisi UI/UX sebaiknya dari orang yang berbeda. Ada UI designer dan UX designer. Intinya, UI itu bagian dari UX dan keseluruhan bagian dari customer experience, dan semua bagian dari brand experience,” ujar Irsan

Secara spesifik, Irsan menjelaskan bahwa UI merupakan sesuatu yang bisa dilihat dengan memperindah tampilan. Biasanya UI akan dikerjakan setelah UX selesai menentukan elemen visual warna, icon, font, tombol, komponen logo, dan background.

Sementara, UX lebih mengidentifikasi pengalaman atau hal yang dialami pengguna yang bertujuan meningkatkan kepuasan dalam interaksi antara pengguna dan produk.

Apa saja sih bekal untuk menjadi seorang UI/UX?

“Kata kuncinya adalah kolaborasi. Soalnya, seorang UI/UX harus mengetahui jenis produk, konsep, dan fitur yang biasanya sudah diriset oleh tim analis, teknologi, dan produk, sehingga bisa menampilkan membuat desain yang bagus berdasarkan data,” lanjut Irsan.

Adapun empat sifat yang harus dimiliki oleh seorang UI/UX:

Pertama, harus bisa mengerti kesulitan user. Kamu harus bisa merasakan apa yang diinginkan user soal produk yang akan didesain.

Kedua, memiliki pemikiran kritis terhadap produk yang didesain. Cari apa yang menjadi masalah dari produknya. Misalnya apa yang kira-kira dapat diimplementasikan agar lebih baik lagi desain produknya.

Ketiga, Tidak pernah puas. Sebab, seorang UI atau UX designer yang bagus, adalah mereka yang berharap kritik atas desain yang dirancang, sehingga bisa memperbaiki kekurangan secara terus-menerus.

Keempat, seorang UI/UX tidak boleh baper (bawa perasaan) terhadap feedback atau kritik pedas dari tim maupun konsumen.

Tertarik dengan posisi UI/UX? Tantang diri kamu sekarang. Soalnya ada banyak banget tantangan berkarier di BCA.

Klik di sini untuk yang enggak sabar pengen kerja di BCA.