Dicari: Milenial yang Berkompeten Dukung Smart City

Smart City
Smart City

Kamu tentu sering mendengar istilah smart city, kan? Konsep kota pintar ini sudah lumayan lama digaungkan. Sejumlah kota besar di Indonesia pun seakan berlomba-lomba memajukan konsep ini. Untuk itu, milenial yang berkompeten dukung smart city pun makin dicari.

Seperti yang disampaikan Kementerian Kominfo, saat ini semangat membangun kota berbasis teknologi kian gencar dilakukan. Tak terkecuali sistem pemerintahan daerahnya.

“Untuk menuju smart city diperlukan Smart Government, Smart living, Smart Environment, Smart Society, Smart Economy, dan Smart Branding. Indikator keberhasilan smart city tidak hanya bergantung sehebat apa layanan E-gov, tapi juga konsep penyelenggaraan kawasan melalui upaya-upaya yang inovatif," ujar Direktur E-government dari Kominfo, Bambang Dwi Anggono yang dilansir dari laman resmi Kementeriannya.

"Smart city juga harus dari people, dan ini sering kali dilupakan oleh penyelenggara,” sambungnya.

Ia menambahkan, sebuah instansi harus memiliki tenaga ahli yang mampu mengendalikan sistem. Nah masalahnya, belum semua kota mempunyai ahli pusat data yang tersertifikasi.

“Maka dari itu, SDM dan sistem juga harus berjalan beriringan," katanya lagi.

Perlunya SDM ahli untuk mempercepat perkembangan konsep smart city ini termasuk pengelolaan situs web juga. Sementara seperti kita tahu, banyak kabupaten/kota di Indonesia yang situs web-nya terbengkalai, padahal sebelumnya berjalan regular.

Hingga sekarang, baru lima kota yang sudah terlihat siap mengembangkan konsep smart city, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Namun bukan berarti daerah lain diam saja. Kota-kota lain justru tengah membangun fondasi yang kuat demi mewujudkan misi ini.

Nah, ini bisa jadi peluang bagi kamu yang memiliki skill dan kompetensi yang dibutuhkan. Oya, mereka mencari anak muda lho. Ayo tingkatkan skill untuk menyambut masa depan.