First Jobber vs Fresh Graduate, Mana yang Unggul?

Ilustrasi
Ilustrasi

HRD: Kamu fresh graduate?

Indah: Iya, Bu.

HRD: Berarti baru lulus ya.

Indah: Oh, enggak, Bu. Saya lulus 3 tahun lalu. Selama ini sempat buka bisnis.

HRD: Lho berarti bukan fresh graduate dong namanya.

Percakapan di atas menunjukkan bahwa ternyata masih ada yang belum tahu bedanya fresh graduate dan first jobber. Nah, sekarang, setelah membaca tulisan ini semoga kamu jadi tahu ya.

Secara singkat, pekerja baru itu bisa digolongkan jadi dua, fresh graduate dan first jobber. Kedua istilah ini memang hampir sama, tetapi sebenarnya memiliki makna yang sangat berbeda. Persamaannya, ya tentu saja keduanya baru pertama kali memasuki dunia kerja.

Lalu apa perbedaannya dan lebih unggul mana?

Kalau first jobber adalah orang yang baru pertama kali memasuki dunia kerja, dan belum pernah mengalami pengalaman apapun mengenai dunia kerja. Meski sudah lulus kuliah cukup lama, ia baru mengenali dunia kerja dan baru memiliki tanggung jawab tertentu di dalam suatu perusahaan.

Jadi beda dengan fresh graduate. First jobber bisa saja tidak lagi 'fresh' dan pernah menganggur selama beberapa bulan dan akhirnya baru memperoleh pekerjaan.

Salahkah? Tentu tidak dong. Sekali lagi, first jobber ini merupakan individu yang baru melangkahkan kakinya di dunia baru yang selama ini belum dimasukinya selama menjalani pendidikan formal. Seperti contoh kasus Indah di atas, first jobber bisa saja pernah berbisnis dulu atau memang sengaja memilih rehat sejenak sambil travelling, menulis, atau menjadi relawan di negara lain, dan banyak alasan lainnya.

Sedangkan fresh graduate adalah pekerja baru yang baru saja lulus pendidikan formal dan memasuki dunia kerja. Meskipun baru saja memperoleh gelar pendidikan entah itu diploma atau sarjana, mereka bisa saja memiliki pengalaman bekerja sebagai freelance atau associate pada suatu lembaga tertentu.

Dengan pengalaman kerja tersebut fresh graduate akan memiliki kemampuan adaptasi yang mungkin akan lebih cepat dari pada first jobber karena mereka telah mengenal dunia kerja sebelumnya.

Itulah mengapa kadang-kadang, fresh graduate lebih sering dicari. Pengalaman magangnya dapat menjadi nilai tambah mereka saat melakukan interview saat melamar pekerjaan.

Tapi tenang, baik first jobber maupun fresh graduate sama-sama memiliki kewajiban saat menjadi pekerja baru di perusahaan. Selama mereka memiliki keinginan yang kuat untuk terus berkontribusi positif, perusahaan akan menghargai usahanya dengan memberikan appraisal yang sesuai.

Sebab di mata perusahaan, mereka hanya ingin pelamar yang siap bertahan dan memberikan yang terbaik. Semangat muda adalah sesuatu yang paling dicari. Kamu punya kan semangat muda? Harus!