Gaya Melamar Pekerjaan Zaman Old vs Zaman Now

Ilustrasi melamar kerja zaman old (Sumber: Youtube | Potongan gambar film Si Doel Anak Sekolahan)
Ilustrasi melamar kerja zaman old (Sumber: Youtube | Potongan gambar film Si Doel Anak Sekolahan)

Seiring perkembangan teknologi dan internet, gaya melamar pekerjaan ternyata turut mengalami pergeseran. Begitu pula dengan kebiasaan perusahaan dalam proses rekrutmen.

Seperti apa sih bedanya melamar kerja zaman old dengan zaman now? Yuk kita bedah.

Media Informasi

Zaman old, media informasinya masih terbatas pada media cetak. Sedangkan zaman now, perusahaan bisa menggunakan website sendiri, situs listing pencari kerja, media sosial, hingga pesan berantai.

Waktu dan Tenaga

Dulu prosesnya memakan waktu lama karena komunikasi masih via pos. Beberapa orang ada yang mengirim asal ke banyak perusahaan tanpa peduli perusahaan tersebut memang ada lowongan atau tidak. Malah saking biaya pos juga lumayan, banyak yang rela mengantarnya sendiri ke kantor-kantor sambil membawa map berisi CV dan surat lamaran.

Sementara sekarang, semua tinggal kirim via email. Pelamar juga bisa mengecek status lamarannya tanpa harus menunggu lama.

Bisa Cek Penipuan

Dulu, pelamar harus datang ke kantor. Tak jarang harus tanya-tanya alamat. Sekarang semua bisa dicek dengan peta digital, sekaligus bisa tahu lamaran tersebut menggunakan alamat palsu atau tidak.

Kreativitas

Dulu, kreativitas terbatas karena surat lamaran menggunakan tulisan tangan. Paling bagus menggunakan mesin tik.

Tapi sekarang, kreativitas jadi tanpa batas karena pelamar bisa mempercantik CV dengan desain menarik, sekaligus melampirkan portofolio seunik mungkin.

Nah, itu tadi gambaran tentang bedanya gaya melamar pekerjaan zaman old vs zaman now. Kita bisa simpulkan kalau sekarang sudah jauh lebih mudah ya. Namun di sisi lain, kompetisi juga jadi lebih ketat.

Yuk upgrade CV-mu semenarik mungkin. Simak tips-tips membuat CV di sini.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.