Haruskah Takut Pensiun Dini di Usia Muda? (1)

pendi
pendi

Buat kamu yang masih muda, berprestasi di kantor dan karier sedang bagus tentu memikirkan pensiun dini adalah hal yang berada di urutan paling akhir. Namun, pensiun dini sebenarnya bukanlah momok yang harus ditakuti, melainkan dipahami dan disesuaikan kondisi dan tujuan hidup.

Sebagai gambaran, Nina pun tak pernah memikirkan pensiun diri sebelumnya. Di usia 32 tahun, karyawan bank swasta ini memiliki impian tinggal dan berpetualang di negeri orang. Setelah lima tahun bekerja, Nina pun mantap untuk berhenti bekerja dan mencari pengalaman hidup di Australia.

Bagai gayung bersambut, kantor Nina menawarkan program pensiun dini untuk semua karyawan karena laba perusahaan sedang turun. "Perusahaan menawarkan pensiun dini untuk semua karyawan. Banyak karyawan menerima tawaran itu karena pesangon yang besar," kisah Nina.

Menurut hitungan Nina, bila ia mengajukan pengunduran diri (resign), besar pesangon tak sampai dua kali gaji sedangkan dengan pensiun dini ia mendapat 11 kali gaji. "Tentu saja, saya ambil tawaran pensiun dini. Atasan saya waktu itu juga setuju," kenangnya.

Istilah pensiun dini (pendi) sendiri berlaku bagi orang-orang yang berhenti bekerja sebagai karyawan sebelum usia 55 tahun, baik karena keinginan sendiri atau terpaksa karena kebijakan perusahaan. Apapun alasannya, sama seperti tujuan keuangan lainnya, pendi harus dipersiapkan dengan matang.

Hal ini supaya tidak ada penyesalan ketika tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari ketika sudah tak mendapat penghasilan rutin. Untuk itu, ada baiknya kamu melakukan persiapan diri dengan matang.

Lunasi Utang

Menurut Perencana Keuangan Zap Finance Prita H. Ghozie, tak ada usia ideal untuk pendi. Selama anggaran untuk kebutuhan hidup bisa terpenuhi, maka tak ada patokan usia ideal untuk pendi. "Tetapi, rata-rata usia pendi ialah 45 tahun dengan alasan utama terpaksa terkait keputusan perusahaan," kata dia seperti dikutip Kontan.

Aturan main tentang dana pensiun pun umumnya menetapkan usia 45 tahun sudah bisa mulai pensiun dini. Di periode ini, sangat penting untuk menghitung kebutuhan biaya hidup selama masa pensiun, sekaligus aset yang sudah dimiliki.

Menurut Prita, ada empat pertanyaan harus dijawab lebih dulu sebelum pendi. Pertama, apa kegiatan pasca pensiun? Kedua, berapa jumlah kewajiban yang masih harus dibayar? Ketiga, berapa besar tanggungan yang masih usia sekolah? Keempat, berapa biaya hidup sampai masa perkiraan hidup?

Berlanjut ke bagian kedua untuk mendapatkan pemahaman lebih lanjut.