Kiat Sukses untuk Wanita Menggeluti Karier Profesi Maskulin

Ilustrasi profesi maskulin
Ilustrasi profesi maskulin

Bukan rahasia lagi jika wanita kerap kali mendapatkan diskriminasi di dunia pekerjaan. Sejumlah stereotip akhirnya berkembang di masyarakat, misalnya wanita tidak cocok bekerja atau wanita lebih cocok mengurus rumah tangga.

Stereotip tersebut yang kemudian membuat kaum wanita tidak dapat sepenuhnya mencapai karier tertinggi, terutama bagi yang ingin terjun di bidang maskulin. Padahal dalam berkarier, gender bukanlah suatu pembatas. Karier dapat dimiliki oleh siapa saja yang sungguh-sungguh mencintai pekerjaannya.

Berikut beberapa kiat bagi kamu, wanita, yang ingin berkarier di bidang maskulin atau yang didominasi oleh pria.

Memilih bidang yang dikuasai

Sebelum memutuskan untuk terjun di dunia pekerjaan yang didominasi oleh pria, kamu perlu memantapkan diri dengan mengikuti kata hati. Pilihlah pekerjaan yang kamu kuasai dengan mahir dan pastikan lingkungan kerjamu nanti merupakan lingkungan yang dapat menghargai pekerja wanita.

Membangun rasa percaya diri

Meski tampil sebagai minoritas di lingkungan kerja, kamu perlu belajar membangun rasa percaya diri. Tanamkan dalam dirimu bahwa kamu juga mampu mengerjakan pekerjaan yang biasa dilakukan rekan kerja pria. Jangan berhenti belajar dan mengembangkan diri untuk memperkaya pengetahuan dan pengalaman yang kamu miliki. Dengan cara tersebut kamu dapat memperoleh rasa hormat dari rekan-rekan kerja lainnya.

Melakukan pendekatan persuasif

Jika kamu menempati jabatan yang cukup tinggi dan dikelilingi anggota tim yang kebanyakan adalah pria, maka kamu perlu melakukan pendekatan khusus kepada mereka secara profesional. Kamu harus tahu bahwa pria memiliki kecenderungan tidak suka diperintah oleh wanita, oleh karena itu diperlukan pendekatan persuasif agar mereka dapat bekerja dengan maksimal sesuai keinginanmu. "Dibanding memberikan perintah secara tegas, saya lebih suka menjelaskan ide yang saya miliki hingga mereka setuju dengan pendapat saya," ujar Silvia Halim, Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta membagikan kiat suksesnya.

Memisahkan urusan pribadi dan pekerjaan

Banyak yang mengatakan bahwa wanita lebih mengedepankan sisi emosional dibandingkan logika. Terlepas dari benar atau tidaknya, kamu tetap perlu mengesampingkan sisi emosional dalam setiap pengambilan keputusan dalam pekerjaan. Pisahkan urusan pribadi dari pekerjaan. Jika ada masalah pribadi, selesaikan urusan tersebut secepatnya di luar lingkungan kerja sehingga tidak mengganggu produktivitas atau sampai memengaruhi pengambilan keputusan dalam pekerjaan.

Nah, itu dia beberapa kiat sukses bagi wanita yang ingin membangun karier di bidang maskulin. Hilangkan keraguanmu dan selamat berkarier.