Menambah Konsentrasi Kerja Saat Ramadan dengan Musik

Tingkatkan konsentrasi kerja dengan musik.
Tingkatkan konsentrasi kerja dengan musik.

Bulan Ramadan bukan berarti produktivitas kita boleh berkurang. Namun, tidak dapat dipungkiri bekerja di bulan penuh berkah memang memiliki tantangan tersendiri.

Tubuh yang lapar dan haus bisa membuat konsentrasi berkurang. Ujung-ujungnya, produktivitas bisa turun. Tenang saja, ada satu solusi yaitu bekerja sambil mendengarkan musik.

Sebuah studi ilmiah yang dilakukan oleh Simone Ritter dari Radboud University di Belanda, dan Sam Ferguson, dari University of Technology di Sydney, Australia, menunjukkan bahwa bekerja sambil mendengarkan musik bisa meningkatkan kreativitas dan gairah kerja.

Tentu saja tak bisa sembarang musik. Lagu-lagu yang didengar harus yang bernada bahagia. Juga, jangan mendengar genre yang bisa bikin kamu goyang tak karuan, yang malah membuang energi di saat puasa. Lalu, genre apa saja yang cocok?

Dilansir dari Entrepreneur, inilah beberapa genre musik yang bisa membantu produktivitas. Ada beberapa kesamaan dari tiga jenis musik ini.

Ketiganya sama-sama jenis instrumental dengan sedikit sekali vokal manusia. Sehingga, kamu takkan bersenandung mengikuti lirik lagu, yang malahan bisa merusak konsentrasi.

Pertama adalah musik klasik. Sudah bukan rahasia kalau musik klasik dikenal bisa membuat orang lebih tenang, rileks, dan membantu mengurangi stres. Coba saja dengar karya-karya Beethoven, Mozart, Chopin, dan kawan-kawannya.

Kedua, musik alam. Suara alam dapat membantu orang melakukan tugas lebih efisien. Suara alam yang dimaksud adalah suara yang stagnan, contohnya suara embusan angin, air mengalir, atau air terjun.

Ketiga, musik sinematik. Maksudnya adalah musik latar yang ada di setiap film. Film selalu memiliki musik latar karena mood penonton akan terbangun, sesuai dengan keinginan pembuat film. Kamu bisa mencoba mendengar musik film-film superhero untuk menambah semangat.