Mentang-mentang Mau Move On, Jangan Sembarangan Pindah Kerja Juga

Ilustrasi
Ilustrasi

"Pokoknya mau move on." Pernah punya pikiran seperti ini? Pindah kerja untuk mendapatkan tempat yang lebih baik jelas tidak salah. Malah bagus untuk perkembangan karier sekaligus hidupmu.

Namun bukan berarti kamu sembarangan pindah kerja juga ya. Jangan hanya karena buru-buru ingin mendapatkan kantor baru lalu kamu asal tanda tangan kontrak dengan perusahaan lain.

Nah apalagi soal tanda tangan kontrak. Ini yang paling sering diabaikan banyak orang. Padahal kontrak kerja itu penting lho untuk tidak diacuhkan begitu saja.

Dalam surat perjanjian ini, memang banyak pasal tertera yang kadang membuat orang malas membacanya dengan seksama. Belum lagi jumlahnya juga berlembar-lembar.

Meski begitu, tetap saja surat ini harus kamu baca dengan teliti. Sebab di atas kertas-kertas itulah segala hak dan kewajibanmu tertuang.

Jangan lantas hanya karena malas membaca lalu kamu melewatkan hak yang seharusnya kamu dapat dan lalai pada kewajiban yang seharusnya kamu kerjakan ya.

Sekurangnya ada lima hal yang harus kamu perhatikan sebelum menandatangani kontrak kerja. Berikut di antaranya.

Jam kerja

Pastikan kamu tahu jam kerjamu dan jam operasional kantor. Jika ada jam lembur, cari tahu mekanismenya. Hak cuti dalam satu tahun juga perlu kamu tanyakan. Jika cuti tak terpakai apakah akan hangus atau bisa diganti uang.

Gaji, tunjangan, dan potongan

Pastikan bahwa gaji yang telah disepakati sesuai dengan angka yang tertera di surat perjanjian. Di luar gaji pokok kamu juga harus memperhatikan berbagai macam tunjangan, seperti uang transportasi, makan, dan lainnya.

Pastikan juga apakah gaji tersebut sudah bersih tanpa potongan lagi. Sebab, bisa saja gaji yang tertera adalah gaji kotor yang belum dipotong pajak penghasilan, BPJS atau lainnya.

Jenjang karier

Tanyakan status kepegawaian dan jenjang karier di kantor. Jika kamu adalah pegawai kontrak, tanyakan bagaimana statusmu setelah kontrak berakhir dan proses pengangkatan pegawai tetap setelah masa percobaan. Tiap perusahaan biasanya punya kebijakan masa percobaan yang berbeda-beda.

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)

Saat ini banyak perusahaan yang sedang krisis dan tak sedikit yang gulung tikar karena tak mampu bersaing. Oleh karena itu, kamu harus mengetahui berapa jumlah pesangon yang akan kamu terima jika ada PHK.

Pinalti

Inilah yang paling penting dan akan merugikan bila terjadi. Adakah pinalti jika kamu keluar atau mengundurkan diri sebelum kontrak kerja habis. Selain pinalti, adakah denda karena datang terlambat, tidak masuk kerja dan lainnya. Selanjutnya, baru deh kamu boleh move on dari tempat yang lama.