Pernah Terjebak Satu Posisi dan Merasa Jalan di Tempat?

Terjebak dalam Karier
Terjebak dalam Karier

Ketika masuk dunia kerja, tiap orang tentu menginginkan perjalanan karier yang mulus. Mulai dari kenaikan gaji yang sesuai kinerja hingga promosi untuk kenaikan jabatan. Namun, bagaimana bila kondisi tersebut berlawanan dengan apa yang kamu hadapi?

Terjebak rutinitas dan tanggung jawab yang sama dalam waktu lama bisa membuatmu tidak produktif. Jadi, kamu bekerja hanya untuk mendapat uang, apalagi pekerjaan itu bertentangan dengan nilai pribadi dan tidak sesuai jalur karier yang kamu inginkan.

Dalam kondisi semacam ini, kamu tetap harus bijak mengambil sikap. Kepada Lifehack, pakar karier Kris McPeak punya saran yang bisa kamu aplikasikan.

Menjadi Mentor

Meski bertentangan dengan minat, berada di satu posisi dalam waktu lama tetap akan membuatmu jadi ahli. Di awal kamu memang berjuang mengerjakan semua pekerjaan baru itu, namun kini kamu seolah bisa mengerjakannya dengan 'mata tertutup'.

Karenanya, mulailah belajar mendelegasikan pekerjaan pada anak buahmu. Langkah tersebut akan menjadi strategi jitu dalam memberikan pelatihan pada karyawan. Selain itu, kamu juga akan belajar menjadi pemimpin yang lebih baik bagi tim.

Ketika semuanya sudah berjalan baik, target bisa tercapai, coba negosiasi pada manajemen untuk memikirkan ulang perihal kenaikan jabatan. Jangan lupa, siapkan alasan kuat untuk itu.

Bercerita

Merasa terjebak di suatu jabatan dan tanggung jawab bisa jadi akibat kamu terbiasa melakukan pekerjaan dengan caramu sendiri. Kata lainnya, kamu tidak meningkatkan atau memperbarui keterampilan kerja.

Hal semacam ini biasanya menjadi sumber kegelisahan dan membuatmu merasa terjebak. Jalan keluarnya, minta masukan atau saran dari bagian personalia mengenai cara mengembangkan diri atau ambil inisiatif sesuai caramu.

Tingkatkan Soft Skills

Kemampuan teknis saja tak cukup untuk meningkatkan karier. Soft skills seperti kemampuan komunikasi, memotivasi diri, kepemimpinan, tanggung jawab dan kerja tim juga sama pentingnya.

Jadi, coba tingkatkan kemampuan itu lebih dahulu. Kamu bisa melatihnya dengan menjalin komunikasi baik dengan atasan dan rekan kerja. Bila merasa perlu, ambil pelatihan.

Memiliki Tujuan Jelas

Tujuan yang jelas untuk lima atau 10 tahun ke depan akan menjadi pengingat atas setiap langkah yang kamu ambil. Demikian, kamu akan lebih perhitungan atas langkah-langkah yang kamu lakukan.

Selain itu, kebiasaan itu juga akan berguna untuk membantumu meningkatkan meningkatkan karier.