Selain Teknis, Tingkatkan juga Kemampuan Berikut untuk Dongkrak Karier

Ilustrasi peningkatan karier
Ilustrasi peningkatan karier

Laporan Linkedin tentang Emerging Jobs Market 2018 menyebut bahwa pekerjaan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligent) adalah yang yang tumbuh paling cepat. Tahun ini, pekerjaan dengan kemampuan berbasis AI tersebut diprediksi akan terus dicari.

Meski kemampuan teknis dalam pekerjaan itu penting, Chief Economist Officer Linkedin Guy Berner menyebut, industri juga mempertimbangkan kemampuan soft-skills. Kemampuan berbicara di depan publik atau mengatur waktu (time-management) penting dalam membangun karier.

Di samping itu, Times of India juga menyebut bahwa kamu juga perlu mengetahui perkembangan tren industri tempatmu bekerja. Berikut beberapa keahlian tersebut.

Tidak berhenti belajar

Ini adalah aturan dasar yang dilakukan oleh semua profesi. Kamu bisa melakukannya dengan membaca buku atau majalah, mendengarkan podcast, menonton klip video, mendaftar di kursus baru atau belajar keterampilan baru online. Langkah ini akan membantumu untuk tetap termotivasi dan melihat berbagai hal dari perspektif yang berbeda. Kamu juga akan melakukan sesuatu yang berada di luar tanggung jawab utama di tempat kerja.

Mamperluas jaringan

Menguasai seni berjejaring bisa memudahkan jenjang kariermu. Kamu tidak akan naik jabatan tanpa bantuan atau bimbingan seseorang dari jaringan profesionalmu. Karenanya, cobalah terhubung dengan orang-orang dari industri bila kamu berganti pekerjaan. Bila memungkinkan, kamu juga bisa membantu orang lain. Dunia profesional adalah tempat yang kecil. Kamu tidak pernah tahu siapa yang ternyata bisa membantumu suatu hari nanti.

Pahami industri

Memahami industri adalah modal untuk sukses berkarier. Kamu bisa melakukannya dengan membangun kehadiranmu sendiri, membaca tren perubahan, memahami otomasi atau perubahan teknologi lainnya. Kamu juga harus menyesuaikan kecepatan dengan setiap perubahan dalam industri. Bila mungkin, jadilah pemimpin yang membawa perubahan.

Masalah keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan

Kamu juga perlu belajar keterampilan meninggalkan stres kerja di kantor dan menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga dan teman-teman di rumah. Keseimbangan kehidupan kerja membantu untuk tetap termotivasi dan rileks setelah hari yang melelahkan di tempat kerja dan menjaga ketenangan pikiran.

Mengetahui bagaimana harus bereaksi

Menjadi diplomatis tidak datang secara alami kepada semua orang. Meski begitu, kamu bisa berlatih berpikir sebelum bereaksi terhadap situasi apa pun, terutama di dunia profesional. Kemampuan ini adalah alat terbaik untuk berurusan dengan politik di tempat kerja, menyampaikan pesan tanpa menyinggung rekan dan menjadi profesional yang matang dan logis.

Belajar mengatakan tidak

Jika selalu berpikir mengatakan 'ya' untuk setiap tugas yang diberikan, kamu salah. Kamu dapat memprioritaskan tugas-tugas penting ketika sudah berani mengatakan tidak pada rapat tanpa tujuan dan tugas yang tidak produktif.

Mengenali kekuatan dan kelemahan

Orang sukses selalu dapat mengidentifikasi kelemahan mereka dan mencoba untuk mengubahnya menjadi kekuatan. Dengan begitu, kamu bisa bekerja di bidang yang mampu ditingkatkan dan maksimalkan.