Tak Perlu Minder Hadapi Wawancara Kerja Pascapemecatan

Dipecat dari Pekerjaan
Dipecat dari Pekerjaan

Pemecatan bisa terjadi pada siapa saja. Dampaknya pun tidak tanggung-tanggung. Selain kehilangan penghasilan, orang yang mengalami pemecatan kadang juga kehilangan kepercayaan diri sehingga minder ketika harus menghadapi wawancara kerja.

Namun, jangan putus asa. Almarhum pendiri dan CEO Apple Steve Jobs pun pernah dipecat dari perusahaan yang ia bangun sendiri pada 1985 karena Apple mengalami krisis.

Ketika diusir, Steve mendirikan perusahaan komputer NeXT dan Pixar Animation Studios. Akhirnya, kedua perusahaan tersebut dibeli Apple dan Steve kembali memimpin perusahaan tersebut.

Nasib yang sama juga pernah dialami Oprah Winfrey dan Walt Disney. Pascapemecatan, hal terberat adalah menghadapi wawancara. Untuk itu, coba lakukan hal berikut.

Jujur

Penulis buku Ask A Manager Alison Green menyarankan agar kamu jujur dengan kondisimu. Sebab, berbohong hanya akan merusak kesempatanmu mendapat kerja di tempat baru.

"Bila kamu berbohong dan bilang mengundurkan diri secara sukarela, bukan dipecat, pihak perusahaan bisa mengetahuinya dengan mengontak referensi atau melakukan pemeriksaan latar belakang," ujar Green dikutip liputan6.com.

Mempersingkat Penjelasan

Jangan bertele-tele dalam memberi penjelasan. Kata Green, bicara terlalu banyak akan membuatmu semakin terperangkap dalam masalah. Kamu juga akan terlihat lebih defensif. Cukup jelaskan hal tersebut dalam beberapa kalimat singkat dan jelas.

Sebelum wawancara, Green menyarankan untuk membuat naskah penjelasan terlebih dahulu terkait kondisi karier akibat pemecatan. Kemudian, jelaskan seperti naskah yang sudah kamu buat. Misalnya:

"Perusahaan memecat saya karena saya melakukan kesalahan dalam kerja. Kondisinya, beban pekerjaan saya sangat tinggi dan saya tidak mengomunikasikannya sejak awal. Ini mengajarkan saya pentingnya komunikasi lebih awal untuk memastikan pekerjaan saya selaras dengan skala prioritas manajer," pungkasnya.