5 Cara Kreatif Jaga Pelanggan saat Pandemi

Menyapa pelanggan secara virtual jadi solusi kreatif banyak pelaku usaha.
Menyapa pelanggan secara virtual jadi solusi kreatif banyak pelaku usaha.

Adanya pandemi COVID-19 ternyata membuat banyak pelaku usaha jadi lebih kreatif. Dengan tetap menjaga jarak, mereka punya sejumlah cara untuk tetap menjaga pelanggannya.

Memang sih, tak bisa dipungkiri kalau beberapa bisnis kadung merasakan dampak cukup signifikan karena pandemi. Berdasarkan survei dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), 87,3% rumah tangga usaha dan 64,8% rumah tangga pekerja mengalami kesulitan keuangan imbas pandemi COVID-19.

Tapi, beberapa tetap ada kok yang berhasil. Nah, kita bisa belajar dari mereka. Kita bisa mengambil inspirasi dari cara mereka menjaga pelanggannya selama pandemi.

Apa saja sih strateginya? Simak yuk.

1. Tetap Menjaga Komunikasi dengan Pelanggan

Ibarat sepasang kekasih, komunikasimu dengan pelanggan harus selalu terjalin dengan baik . Sapa mereka lewat media sosial. Jika kamu memiliki email dan nomor telepon mereka, informasikan bahwa kamu tetap menerima pesanan secara online.

Ajak pelangganmu peduli dengan mereka yang terdampak COVID-19. Misalnya dengan mengajak mereka ikut menyumbang masker untuk yang membutuhkan

Teknisnya bisa macam-macam. Misalnya menerapkan promo beli 2 gratis 1 untuk pembelian online. Dua untuk pelanggan dan satu untuk ditukar dengan masker yang akan disumbangkan.

2. Informasi Terkini

Lewat media sosial, kamu bisa kok menjadi agen informasi yang benar. Tidak ada salahnya kamu menginformasikan update COVID-19. Sertakan dengan konten pencegahan penularan.

Sampaikan ke mereka bahwa bisnismu pun menerapkan protokol COVID-19. Mulai dari tata cara pemesanan, pengiriman, dan lain-lain sudah kamu jalankan mengikuti standar kesehatan. Empati ini memang perlu ada.

3. Perketat Protokol Kesehatan

Jangan cuma untuk pelanggan, terapkan protokol kesehatan, kebersihan, dan keamanan dengan tim atau karyawanmu. Jika semua karyawan dan keluarga besar bisnismu sehat-sehat saja, maka pelanggan akan lebih percaya.

Cara menerapkannya bisa macam-macam. Salah satunya dengan merotasi karyawan. Kamu juga bisa membuat kebijakan dengan metode kerja shift. Buatlah jadwal kerja yang adil dan bagi karyawan ke dalam beberapa kelompok berdasarkan waktu kerja. Dengan cara tersebut, kamu sudah ikut mengurangi potensi penularan COVID-19.

4. Genjot Pemasaran Online

Alihkan anggaran operasional yang berkurang saat PSBB ke anggaran pemasaran online. Anggaran operasional yang dimaksud bisa dari anggaran listrik, air, dan semacamnya. Kembangkan website dan tingkatkan aktivitas online. Adakan live streaming, promo pembelian online, dan lain-lain.

(Baca: Makin Tren, 4 Keuntungan Video Live Streaming untuk Bisnis)

5. Tingkatkan Pembayaran Nontunai Bila Tetap Buka Toko

Bila tetap buka, tingkatkan pelayanan dengan pembayaran nontunai. Metode ini semakin tren di masa pandemi karena dapat mengurangi intensitas sentuhan.

Kamu bisa memanfaatkan EDC BCA untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pembayaran nontunai. Sebab, selain bisa menerima segala jenis pembayaran Kartu Debit, Kartu Kredit, hingga Kartu Flazz, EDC BCA sekarang juga bisa mencetak struk QR Code. Dengan begitu, keinginan pelanggan bertransaksi tanpa sentuhan pun bisa terpenuhi.

Yuk gunakan EDC BCA. Fiturnya lengkap dan gratis sewa untuk merchant baru.

Belum punya EDC BCA? Klik di sini untuk mendapatkannya.