5 Langkah Bikin Dagangan Laris di Marketplace

Ilustrasi marketplace
Ilustrasi marketplace

Pandemi COVID-19 rupanya membuat banyak pelaku bisnis ramai-ramai bertransformasi dari offline ke online. Persaingan pun jadi makin ketat, termasuk di ranah platform e-commerce dan marketplace.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mengamini terjadinya lonjakan akun baru di e-commerce dan marketplace. Malah khusus akun yang menjual produk kesehatan, lonjakannya mencapai 250%.

Untuk kamu para pelaku bisnis online, baik pemain lama maupun baru, harus punya strategi khusus menghadapi persaingan ini. Pasalnya menurut survei, angka transaksi online selama masa pandemi meningkat hingga enam kali lipat lebih.

Lalu bagaimana sih caranya memanfaatkan momentum supaya jadi toko yang terpilih oleh konsumen? Simak tipsnya berikut ini.

Review kembali identitas tokomu

Tentu kamu masih ingat saat pertama kali membuat toko online di marketplace seperti BliBli, Tokopedia, Bukalapak, atau Shopee, kamu diharuskan memilih nama toko dan logo. Nah, apakah kamu sudah membuat nama toko dan logo yang sesuai untuk bisnismu?

Coba deh kamu review kembali nama dan logo tokomu, apakah sudah mencerminkan bisnis yang kamu jalankan? Karena kedua hal tersebut akan menjadi identitas toko dan dapat memengaruhi penjualanmu.

Dengan nama dan logo yang tepat, tokomu akan lebih terlihat profesional dan dapat menarik pelanggan lebih banyak.

Tambahkan pilihan logistik

Saat belanja online, ongkos kirim merupakan hal yang cukup sensitif, lho. Bisa-bisa pelanggan kabur dan enggak jadi beli produk di tokomu karena merasa ongkos kirimnya kemahalan. Terutama untuk pembeli-pembeli di luar kota.

Untuk menyiasati permasalahan tersebut, kamu bisa menambahkan pilihan logistik pengiriman sebanyak-banyaknya. Dengan cara tersebut pelanggan bisa memilih ongkos kirim yang sesuai dengan budget mereka. Angka penjualan jadi meningkat deh.

Foto dan deskripsi produk

Pernah enggak sih kamu mau membeli barang di marketplace, tapi enggak jadi karena produknya tidak memiliki deskripsi yang jelas? Nah, jangan sampai kejadian ini menimpa tokomu ya.

Biasakan untuk memberikan deskripsi yang jelas dan lengkap untuk setiap produk yang kamu jual. Hal-hal yang sering disepelekan seperti warna, masa garansi, atau dimensi produk ternyata merupakan faktor penting yang menentukan keputusan pembelian seseorang. Oh ya, tambahkan juga foto produk asli yang jelas agar calon pembeli semakin yakin.

Respons dengan cepat

Biasakan untuk merespons pertanyaan calon pembeli dengan cepat. Jangan ditunda-tunda, karena kalau barangnya sangat dibutuhkan atau bersifat urgent, calon pembeli pasti membutuhkan respons dalam waktu singkat, misalnya mengenai ketersediaan produk. Telat merespons, cuan pun cepat melayang.

Kamu bisa mengakalinya dengan mengaktifkan fitur balas chat otomatis yang sudah disediakan oleh situs marketplace. Jadi ketika ada calon pembeli yang bertanya soal stok dan jadwal pengiriman bisa langsung dibalas secara otomatis.

Tapi ingat, selalu perbarui jumlah stok semua produk yang dijual, agar mereka bisa langsung bertransaksi dan meminimalkan risiko pembatalan karena kehabisan stok. Bisa-bisa pembeli kecewa dan reputasi tokomu jadi buruk.

Pasang iklan

Pasang iklan enggak hanya bisa dilakukan di Facebook atau Instagram kok. Produk-produk yang kamu jual juga bisa diiklankan dengan mudah di situs marketplace. Kamu bisa mencoba mengaktifkan iklan untuk produk yang kurang laris dan membuat kata kunci khusus agar produk lebih mudah ditemukan.

Cara pasang iklan di marketplace juga cukup mudah, kamu tinggal isi saldo uang elektronik saja sesuai kebutuhan, kemudian tinggal membeli paket iklan yang kamu mau. Agar tidak menjadi boros, jangan lupa mengatur batas harian iklanmu agar pengeluaran tetap terkontrol ya.

Untuk kebutuhan isi saldo uang elektronik, misalnya OVO untuk Tokopedia, Dana untuk Bukalapak, atau ShopeePay untuk Shopee, kamu bisa memanfaatkan fitur transfer BCA Virtual Account. Dengan cara tersebut kamu bisa melakukan top up dengan lebih cepat dan mudah melalui aplikasi BCA mobile.

Selain untuk top up saldo uang elektronik. kamu bisa top up pulsa, paket internet, dan Token PLN di BCA mobile juga. Cepat, simpel, dan enggak perlu menunggu konfirmasi operator lagi.

Klik Cara Top Up Saldo Uang Elektronik dengan BCA mobile.

Itu tadi 5 langkah bikin dagangan laris di marketplace dan e-commerce. Yuk sambut pelangganmu.

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.