5 Pengorbanan Demi Raih Kesuksesan, Berani?

Ilustrasi
Ilustrasi

Kesuksesan bukan cuma sekadar mencapai hal-hal yang kamu impikan selama ini. Di balik keberhasilan yang ingin kamu dapatkan, ada beberapa hal yang dengan suka rela harus kamu korbankan.

Berat memang. Namun percaya atau tidak, setiap usaha yang kita lakukan untuk mencapai kesuksesan pasti ada harga yang harus dibayar. Prinsipnya, semakin tinggi mimpi dan arti kesuksesan bagi seseorang, maka semakin mahal harga yang harus dibayar.

Masalahnya sekarang, relakah kamu mengorbankan sesuatu untuk kesuksesan? Ini dia yang perlu kamu renungi. Ingat, sebagian besar orang sukses dan kaya mengorbankan banyak hal lho. Mau tahu apa saja? Yuk simak 5 pengorbanan yang dilakukan banyak orang demi meraih kesuksesan.

1. Zona Nyaman

Kalau kamu berpikir kebebasan itu terlalu indah untuk dikorbankan, mungkin kamu perlu melihat lagi mimpi kamu. Di sinilah letak ujian sebenarnya yang dinilai banyak orang paling sulit. Sebab pada dasarnya kebebasan dan zona nyaman adalah hal yang menjadi idaman setiap manusia.

Ketika kenyamanan dikorbankan demi pekerjaan, rasanya pasti terkekang dan lumayan menyiksa. Namun jika kamu tidak melakukannya, berarti kamu lebih rela kehilangan kesempatan untuk berkembang.

2. Menjadi Miskin untuk sementara

Ini merupakan dampak dari melepas zona nyaman. Umumnya, melepas kenyamanan akan membuatmu miskin untuk sementara. Jika bisa melewatinya, niscaya kamu sudah melangkahkan satu kaki menuju kesuksesan.

3. Kehilangan beberapa teman

Ya, mengejar cita-cita memang berarti mengesampingkan banyak hal. Tak terkecuali kehilangan waktu berharga dengan teman-teman. Namun selama apa yang kita lakukan masih rasional, tak perlu merasa bersalah telah menolak berbagai ajakan untuk makan dan jalan-jalan.

4. Begadang beberapa malam

Satu hari hanya punya 24 jam. Bila lebih dari 8 jam kamu habiskan untuk tidur dan malas-malasan, maka sepertiga hidupmu sudah kesia-siaan.

Ingat lagi, kita punya hak untuk menentukan bagaimana menggunakan waktu. Kamu bisa memaksimalkannya atau ya menjadikannya sia-sia. Namun yang pasti, waktu tidak bisa kembali. Kita tidak bisa berandai-andai punya waktu tambahan. Yang ada hanyalah waktu yang berjalan.

5. Rela diremehkan orang

Orang lain bisa saja meremehkan kamu. Mereka bisa saja menganggapmu gila kerja. Namun bila kamu bisa menjadikannya cambuk semangat, kamu sendirilah yang akan membuktikan siapa sebenarnya orang yang mereka remehkan.

Nah, sekarang masalahnya, sudah siapkah kamu rela mengorbankan itu semua?