Agar Pebisnis Tak Resah Saat Instagram Error

Co-Founder & CEO Odysen Barbershop Hendi Yusup
Co-Founder & CEO Odysen Barbershop Hendi Yusup

Sejak kemarin, pengguna internet terutama media sosial Instagram gundah gulana lantaran aplikasi tersebut mengalami error. Tagar Instagram error pun jadi trending topic.

Tak heran sih kalau banyak yang protes. Pasalnya buka instagram bagi generasi muda sekarang seakan sudah menjadi rutinitas. Baik untuk yang sekadar iseng mengisi waktu maupun yang memang memerlukan Instagram untuk berbisnis, semua punya rutinitas itu.

Mereka yang berbisnis biasanya menggunakan Instagram untuk mempromosikan jualannya. Hal ini dinilai efektif lantaran aplikasi ini bersifat gratis dan simpel.

Jadi ya itu tadi, enggak heran kalau banyak yang gelisah ketika media sosial paling populer di dunia ini mengalami down alias error.

Namun sebenarnya kamu tak perlu sepanik itu. Sebab ada banyak kok media sosial selain Instagram yang bisa kamu manfaatkan untuk promosi jualan.

1. Twitter

Twitter ini memang berseteru sejak lama dalam merebut perhatian pengguna aplikasi media sosial. Walaupun masih kalah dengan Instagram dan Facebook, terbukti bahwa Twitter masih dipercaya para pedagang online untuk memasarkan produk mereka.

Sama halnya dengan Instagram, kamu harus bisa menggapai banyak followers agar jualanmu lebih maksimal. Targetkan followers-mu. Bila segmen jualanmu adalah wanita, maka sasarlah mereka.

Upayakan untuk berinteraksi seputar dunia wanita dan kebutuhan mereka karena wanita biasanya suka diperhatikan dan cenderung suka berbelanja.

2. YouTube

YouTube sudah semakin digandrungi anak muda. Media sosial berbasis video ini terbukti sangat ampuh untuk jualan online. Apalagi sekarang banyak paket internet yang memberikan kemudahan untuk nonton YouTube.

Jadi jangan berpikir dua kali untuk jualan di YouTube. Namun pastikan videomu menarik ya. Riset lagi soal konten-konten kece yang menarik perhatian banyak orang.

3. Blog atau Website Pribadi

Selain promosi di media sosial, sebenarnya kamu harus punya minimal blog atau lebih bagus lagi website yang memuat segala informasi tentang produkmu. Dengan begitu, rasa penasaran pelanggan setelah tertarik dengan media sosialmu akan lari ke website. Ini juga bisa jadi solusi saat Instagram error.

Ingat, berjualan online sejatinya memiliki konsep yang hampir mirip dengan berjualan konvensional. Untuk meningkatkan pengunjung toko, tentunya kita mesti memikirkan banyak hal kreatif agar orang tertarik dengan produk yang kita jual.

Dari mulai tampilan toko, tampilan produk, kualitasnya, hingga harga dan promosinya. Dua lagi yang paling penting: konsisten dan inovatif.

Co-Founder & CEO Odysen Barbershop Hendi Yusup pernah mengatakan kalau promosi harus menempati urutan pertama dalam strategi pemasaran. Saat pengalokasian anggaran, pos untuk promosi baiknya lebih besar dibandingkan lainnya. Terlebih saat di awal bisnismu.

"Salah besar kalau kamu malah mengurangi anggaran untuk promosi," katanya di hadapan mahasiswa angkatan akhir dari Universitas Indonesia dalam acara Smart Class bersama Smart-Money.co bersama CSR BCA, beberapa waktu lalu.

Hendi sendiri mengaku sangat bergantung pada Instagram untuk menggencarkan promosi. Namun bergantung pada media sosial saja tentu saja kurang. Nah, kamu harus rajin melakukan promosi ke banyak tempat untuk menggapai pelanggan seluas-luasnya. Jadi tidak sekadar dari followers-mu saja.