Begini Cara Elon Musk Selamatkan Tesla dari Kebangkrutan

Showroom Tesla
Showroom Tesla

Tesla merupakan perusahaan otomotif paling bernilai tinggi di dunia. Tapi percaya enggak, kalau beberapa tahun yang lalu Tesla berada di tepi jurang kebangkrutan?

Kabar mengejutkan ini datang langsung dari Elon Musk yang merupakan pendiri sekaligus CEO Tesla. Lewat akun Twitter pribadinya, sang CEO mengungkapkan bahwa Tesla nyaris mengalami kebangkrutan saat memproduksi massal produk Tesla Model 3.

Saat ditanya oleh pengikutnya di Twitter tentang seberapa dekat Tesla dengan jurang kebangkrutan, Musk mengungkapkan bahwa sudah sangat dekat atau nyaris bangkrut.

"Kami nyaris bangkrut, kira-kira satu bulan jaraknya. Pengembangan Model 3 menimbulkan stres dan rasa sakit ekstrim dalam waktu yang lama--dari pertengahan 2017 hingga pertengahan 2019. Produksi dan logistik bagai neraka," katanya.

Tesla Model 3 merupakan salah satu mobil sedan listrik yang diproduksi Tesla. Model ini pertama kali diproduksi pada Juli 2017 dalam jumlah terbatas. Mobil ini kemudian dilepas ke pasaran dengan harga mulai dari US$31.000 per unit.

Kini, kisah Tesla yang nyaris bangkrut tinggal sejarah. Baru-baru ini, Tesla telah melaporkan rekor keuntungan dan memiliki arus kas yang kuat. Dilansir CNN, sahamTesla juga melejit sepanjang tahun ini dengan kenaikan lebih dari 400%. Wow.

Bagaimana cara Musk menyelamatkan Tesla?

Kunci sukses Musk menyelamatkan Tesla adalah kepercayaan. Ia percaya bahwa Tesla akan keluar dari masa sulit dan menjadi perusahaan otomotif terbaik di masa mendatang dengan teknologi autopilot yang mereka kembangkan.

Beruntung pada tahun 2016, Musk sempat membeli SolarCity, perusahaan yang bergerak di bidang panel surya. Ketika itu, Musk merupakan pemegang saham terbesar dan sepupunya merupakan CEO di perusahaan tersebut.

Karena sangat percaya dengan kesuksesan Tesla, Musk sampai mengalihkan semua sumber daya yang dimiliki SolarCity untuk membantu Tesla dalam program produksi mobil Model 3.

"Jika saya tidak membawa semua orang di SolarCity dan mengarahkan mereka untuk fokus di program Model 3, mungkin saat itu Tesla akan bangkrut," ujarnya seperti dikutip financialpost.

Dari sini kita dapat belajar bahwa kepercayaan untuk sukses sangat penting saat menjalankan sebuah bisnis, lho. Coba bayangkan, kalau kamu saja enggak percaya bisnismu akan sukses, bagaimana kesuksesan itu akan terwujud. Selain itu, kejelian melihat kondisi pasar juga sangat penting.

Musk sadar bahwa Tesla memiliki masa depan yang lebih cerah dibandingkan SolarCity. Alasannya sederhana, Tesla merupakan perusahaan otomotif yang fokus pada teknologi autopilot, sehingga memiliki saingan lebih sedikit.

Nah, banyak banget kan pelajaran yang bisa kita petik dari kisah nyaris bangkrutnya perusahaan Tesla? Tentu saja selain faktor kepercayaan dan kejelian melihat pasar, setiap bisnis membutuhkan pengelolaan keuangan yang profesional, meskipun bisnis yang kamu jalankan berksala kecil.

Dengan pengelolaan keuangan yang baik, kamu bisa memantau kondisi kesehatan bisnismu. Hal ini sangat penting sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan untuk pengembangan bisnismu.

Jangan sampai keuangan yang berantakan membuat kamu salah langkah dan bisnismu gagal ya. Untuk pengelolaan keuangan bisnis yang mudah dan terpercaya, manfaatkan saja layanan KlikBCA Bisnis yang punya fitur lengkap.

Mulai dari multi-auto transfer, e-billing pajak, rekening koran, pembayaran tagihan, informasi pinjaman, dan lainnya bisa kamu dapatkan dengan KlikBCA Bisnis. Tertarik mencobanya?

Info Detail tentang KlikBCA Bisnis.