Cara Memulai dan Mengukur Kesuksesan Kampanye Digital

 
Kampanye Digital
Crop
Kampanye Digital Crop

Pergeseran perilaku konsumen memang membuat banyak pemasar memutar otak untuk menyusun strategi pemasaran. Perusahaan yang kini mulai melakukan transformasi digital juga mulai melirik kampanye pemasaran digital.

Sebut saja Bukalapak, Gojek, Tokopedia dan Traveloka yang terbilang gencar melakukannya.

"Di digital, pemasaran dikenal sebagai web analytics. Di dalamnya ada teknik analisis dalam jaringan untuk mengukur dan mengoptimalkan kontribusi pemasaran digital bagi bisnis seperti melalui volume traffic, impression dan konversi lead," tulis majalah Marketing.

Dari web marketing pula, kamu bisa melihat dan mengetahui profil warganet yang berpotensi menjadi calon konsumen. Kamu juga bisa menilai loyalitas pelanggan agar terjadi pengulangan pembelian.

Pakar pemasaran Chaffey Ellis-Chadwick menyebutkan, ada empat kriteria pendekatan untuk mengoptimalkan hasil pemasaran digital. Pertama adalah metrics yang terkait indikator kinerja.

Kedua adalah tools yang merupakan piranti lunak untuk mengumpulkan, mengolah dan menggambarkan tolok ukur sehingga mudah dipahami. Analisis mencakup pengukuran evaluasi yang diterjemahkan dalam rencana aksi.

Keempat, action yang merupakan tindak nyata berdasarkan hasil pengukuran. Proses pengukuran kinerja kampanye ada empat seperti berikut.

Penentuan Tujuan

"Memiliki tujuan akhir yang jelas akan memudahkan perusahaan menentukan strategi dan taktik," kata Chaffrey masih dikutip majalah Marketing.

Pengukuran Kinerja

Di tahap ini, hal terpenting adalah perusahaan mengetahui individu yang melakukan pengukuran tersebut (who), kapan (when) dan bagaimana caranya (how).

Diagnosa Kinerja

Langkah ini dilakukan setelah kampanye selesai. Langkah ini masuk dalam fase evaluasi.

Tindakan Perbaikan

Tindakan perbaikan adalah langkah penutup dari kampanye pemasaran digital yang pertama sekaligus menjadi langkah pembuka menuju kampanye pemasaran digital selanjutnya.