Formula Sukses Para Kakek Terkaya di Dunia Ternyata Sederhana Banget

Ilustrasi
Ilustrasi

Warren Buffett—orang terkaya ketiga di dunia—merupakan sosok fenomenal untuk urusan investasi saham. Kalau di sepak bola, ya, seperti Leonel Messi atau Cristiano Ronaldo. Dalam 100 tahun, cuma ada satu orang seperti Warren Buffett.

Buffett terkenal jago membaca peluang. Ia bisa memprediksi saham-saham mana saja yang bakal meroket, baik secara jangka panjang maupun jangka pendek. Tak heran kekayaannya cepat berkembang karena investasi saham.

Bukan hanya soal investasi, pria dengan kekayaan bersih US$89,5 miliar ini juga jago untuk urusan kepemimpinan (leadership) dan pengembangan diri. Kepada Inc.com, kakek supertajir ini membagikan resep sederhana kenapa ia bisa berjaya seperti sekarang.

Menurut Buffett, untuk bisa sukses, kamu hanya butuh lebih pintar sedikit tiap hari. Artinya, tiap hari ilmu dan pengetahuanmu harus bertambah, meski hanya sedikit.

Terdengar simpel bukan, tapi kenyataannya formula sederhana ini memang membuahkan hasil. Layaknya cuan dari investasi saham, dalam beberapa tahun, pengetahuan yang sudah dipupuk ini akan terlihat hasilnya.

Mempraktikkan formula Buffett

Cara termudah untuk menambah pengetahuan tiap hari dengan membaca. Kebiasaan ini harus dijadikan rutinitas. Bisa sambil sarapan, berada di KRL, atau sebelum tidur.

Buffett memang punya kegilaan membaca. Hobi membacanya ini menjadi fondasi untuk meningkatkan pengetahuan. Ia biasa menghabiskan 80 persen waktunya tiap hari untuk membaca buku. Bahkan, kakek 89 tahun ini bilang, kalau mau sukses seperti dirinya, kamu harus bisa menghabiskan 500 halaman buku per hari!!

Dengan membaca, selain pengetahuan bertambah, otak pun makin terlatih untuk berpikir. “Aku suka membaca dan berpikir. Ini membuatku lebih tenang dalam mengambil keputusan dibandingkan kebanyakan pebisnis lainnya,” ujarnya kepada Inc.com.

Selain buku, Buffett juga kerap menghabiskan waktunya untuk membaca koran. Setidaknya, 6 koran ia baca tiap hari. Koran-koran seperti The Wall Street Journal, Financial Times, The New York Times, USA Today, Omaha World Herald, dan American Banker sudah jadi menu wajib sarapannya.

Ternyata, bukan Buffett doang yang punya kebiasaan membaca. Bill Gates—orang terkaya nomor 2 dunia—juga punya hobi sama. Per tahun, pendiri Microsoft ini bisa menghabiskan 50 judul buku.

Elon Musk? Jangan tanya, dia mengetahui cara membuat roket, ya, dari membaca beragam buku. Tanpa membaca, ia mungkin takkan mendapatkan ide mendirikan Tesla dan Space X.

Kamu enggak perlu langsung bisa membaca 500 halaman per hari atau 50 buku per tahun. Kunci sederhana dari Buffett ini adalah menambah pengetahuan tiap hari, meski sedikit.

Jadi, kamu bisa membaca 10 halaman, 15 halaman, atau 10-30 menit per hari. Yang terpenting, ilmu bertambah terus tiap hari.

Nah, ilmu pengetahuan ini merupakan investasi jangka panjang. Dari situ, kamu bisa dapat ide bisnis, seperti Elon Musk, atau tahu kapan akan investasi saham, seperti Warren Buffet.

Kalau kamu bagaimana? Sudah sering membaca belum?