Indonesia Peringkat Lima Besar Jumlah Startup Terbanyak di Dunia

Jumlah startup di Indonesia semakin meningkat.
Jumlah startup di Indonesia semakin meningkat.

Tahukah kamu kalau Indonesia ternyata masuk lima besar dunia dalam hal jumlah startup terbanyak. Indonesia hanya kalah dari Amerika Serikat, India, Inggris, dan Kanada yang berturut-turut menempati peringkat teratas.

Berdasarkan data dari laman Startup Ranking (yang diakses pada 29 April 2019), Indonesia bertengger di peringkat 5 dengan jumlah 2.107 startup. Ini berarti kita mengungguli Jerman, Perancis, dan raksasa Asia seperti Cina, Korea Selatan, dan Jepang. Bahkan pada 2018 lalu, Indonesia tercatat ada di peringkat keempat dengan 1.705 startup.

Menariknya lagi, hampir sebagian besar pendiri startup Indonesia masih berusia muda. Rata-rata basis dari bisnis rintisan mereka sudah menggunakan teknologi. Bidangnya sendiri beragam, dari mulai transportasi, pelayanan, bahkan sampai pertanian.

Tingginya pertumbuhan startup dalam setahun cukup membuktikan bahwa prospek bisnis rintisan semakin menjanjikan. Masing-masing saling beradu ide dan gagasan serta memanfaatkan peluang yang tercipta karena perubahan zaman.

Belum terlambat bagi kamu yang ingin mengikuti jejak mereka. Apalagi investor-investor, baik lokal maupun asing, kini memang mulai menyasar Indonesia. Jadi tunggu apa lagi?

Nah, ada beberapa tips untuk kamu yang ingin menjawab tantangan sekaligus peluang ini. Berikut beberapa yang dipilih dari yang dilansir dari Forbes.

1. Jangan Remehkan Ide Sederhana

Tidak sedikit startup sukses memulainya dengan ide sederhana. Biasanya mereka memulainya dari permasalahan yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Ada baiknya untuk tidak mengikuti tren karena kamu akan menemui banyak kompetitor yang sudah kuat.

2. Analisa Pasar dan Target Konsumenmu

Analisalah kompetitor di bidang bisnis yang kamu pilih. Siapa target pasarnya, bagaimana strateginya, apa inovasinya. Dari situ kamu akan bisa tentukan ke mana arah bisnismu melangkah. Ingat, berbeda akan lebih baik.

3. Disiplin pada Skenario Bisnis

Saat sudah memulainya, tentukan tahapan golnya. Setelah lulus dari tahap satu, melangkahlah ke tahap berikutnya. Jika pada saatnya nanti ada hal yang tidak sesuai ekspektasi, disiplinlah pada jam kerjamu sesuai dengan skenario.

4. Perluas Wawasan dengan Ikut Seminar

Terkadang untuk tahu seberapa kokoh pijakan bisnismu, kamu harus mendengar apa yang orang lain sudah lakukan. Mereka lebih dulu tahu medan perangmu. Mempelajari bagaimana mereka bangkit bisa jadi pelajaran berharga.

5. Jangan Ragu Kerja Sama dengan Perbankan

Mengikuti program kerja sama dengan perbankan akan memberikanmu peluang untuk memperbesar kesempatan sukses. Misalnya dengan BCA yang belum lama ini meluncurkan program SYNRG, sebuah program akselerator startup fintech. Program ini sekaligus wadah kolaborasi untuk komunitas startup fintech untuk membantu pertumbuhan ekosistem startup di Indonesia. Jika tertarik berarti kamu harus cepat karena pendaftaran untuk program akselerasi SYNRGY telah dibuka di situs https://synrgy.id/ dan akan ditutup pada 17 Mei 2019.