Jangan Anggap Sepele Intuisi Ketika Berbisnis

Menggunakan Intuisi dalam Bisnis
Menggunakan Intuisi dalam Bisnis

Tiap pengusaha memiliki gaya masing-masing dalam menjalankan bisnisnya. Ada faktor yang biasanya memengaruhi seorang pengusaha dalam mengambil keputusan bisnis, salah satunya adalah insting dan intuisi.

Mengutip Bisnis Indonesia, intuisi merupakan sari dari pengalaman dan pengetahuan seorang pengusaha. Sedangkan insting terkait naluri ketika berbisnis. Keduanya dapat membantu pengusaha ketika mengambil keputusan bisnis.

Dalam hal ini, intuisi bisa diasah seiring berjalannya waktu dan membantu pengusaha mengambil keputusan yang out of the box. Forbes pun memberi beberapa kiat untuk mengasah intuisi yang bisa kamu terapkan.

Mendengar

Mendengar memiliki banyak manfaat dibanding bicara. Dari mendengar, kamu bisa mengetahui kepentingan dan kemauan orang lain sekaligus menahan diri yang berdampak pada peningkatan kecerdasan emosi.

Dalam bisnis, kecerdasan emosi juga penting. Jadi, makin ahli mendengar, kamu akan makin bijak mengambil keputusan yang bisa menyelamatkanmu dari masalah besar.

Evaluasi

Sebelum menerapkan suatu keputusan, kamu tetap harus melakukan evaluasi. Lihat dari segala sisi, baik emosi, persepsi hingga letak distorsi. Dengar pandangan orang lain yang berbeda denganmu. Bila perlu, cari mentor.

Komunikasi

Ubah intuisi yang kamu miliki menjadi presentasi dalam rapat. Namun ingat, tetap jaga presentasi ini agar masuk akal. Bila tidak, tim kerja tidak akan percaya pada kemampuan yang kamu miliki.

Ekosistem Kondusif

Intuisi memang harus diasah dalam suatu lingkungan. Jadi, buat lingkungan yang kondusif dan penuh toleransi atas kesalahan yang timbul. Dus, tim kerja yang kamu pimpin akan semakin tangguh dan progresif.