Jangan Cuma Posting Foto Produk, 5 Cara Promosi di Media Sosial

Media sosial
Media sosial

Media sosial makin dijadikan senjata utama bagi pelaku bisnis untuk berpromosi. Alasannya simpel, dari media sosial kita bisa menjangkau pasar yang sangat luas dan meningkatkan potensi penjualan.

Dilansir Lokadata.id, Indonesia sejak tahun lalu jadi negara dengan pengguna media sosial terbesar keempat di dunia. Penetrasinya mencapai 171 juta jiwa atau selisih 121 juta dengan Amerika Serikat yang bertengger di peringkat ketiga.

Menariknya lagi, Data Survei Ekonomi Nasional (SUSENAS) pada Maret 2019 mencatat sekitar 50 persen di antaranya berstatus lajang. Wah.

Data ini sebenarnya bisa kamu jadikan acuan untuk ikut berpromosi di media sosial. Sekarang tinggal bagaimana memanfaatkan demografi dari pengguna medsos saat ini.

Yang pasti, berpromosi di media sosial bukan sekadar posting foto produk dan membubuhkan harga di caption. Ada beberapa cara menaikkan sales online dari brand kita dengan memanfaatkan data tadi.

Lalu, apa saja yang dapat kita lakukan? Simak yuk.

1. Membuat Kontes atau Kuis

Ini jadi salah satu cara paling ampuh untuk mendapatkan impresi yang tinggi dari target market kamu. Keterlibatan konsumen pun akan meningkatkan hubungan yang erat. Jangan lupa, pastikan kuis atau kontes yang kamu adakan terkait produk yang ingin kamu promosikan.

2. Berbagi Pengetahuan

Berbagi pengetahuan bisa jadi salah satu cara berempati dengan pelanggan. Kamu bisa membuat konten kreatif berisi informasi terkait hal apapun yang up to date. Misalnya, tips keluar rumah yang aman dan sesuai protokol COVID-19.

Bisa juga berbagi tips soal pemakaian produk kamu. Misalnya untuk produk minuman jus, kamu bisa berbagi pengetahuan soal manfaat buah. Untuk produk kecantikan, kamu bisa buat tips menjaga kehalusan kulit. Lengkapi dengan video agar lebih seru.

3. Lakukan Kegiatan Beriklan

Di media sosial ada layanan iklan yang bisa kamu manfaatkan. Kamu bisa memanfaatkan Cost Per Click, Page Post Ads Facebook, Page Like Ads, dan banyak lagi. Selain itu, kamu juga bisa menggandeng influencer untuk mempromosikan produkmu.

4. Jangkau Komunitas

Di media sosial, kadang kala ada grup-grup komunitas yang bisa kamu jadikan target pasar. Selain influencer, kamu bisa lho mengajak mereka mempromosikan produkmu.

5. Gunakan Media Sosial Pribadi

Selain akun bisnis, gunakan akun media sosial pribadimu untuk berpromosi. Kalau perlu sapa para pelanggan dengan akun pribadimu. Terkadang pelanggan akan merasa lebih dihargai bila bisa berbicara langsung dengan pemiliknya.

Namun ingat, saat sudah menggunakan media sosial sebagai ladang berpromosi, waspadalah pada akun-akun palsu yang bisa merugikanmu. Pelaku kejahatan akun palsu ini biasanya membuat akun yang sangat mirip dengan aslinya.

Lalu mereka akan menggunakan akun palsu tersebut untuk mengontak salah satu follower-mu dan mengiming-imingi hadiah dengan syarat melakukan pembelian tertentu. Informasikan ke pelanggan agar berhati-hati dengan akun palsu.

Tak tanggung-tanggung, para pelaku kejahatan ini mengincar akun mana saja seperti produk, perusahaan, bahkan sampai perbankan.

Bank BCA misalnya. Banyak pelaku kejahatan membuat akun palsu BCA dan menawarkan beragam kuis berhadiah abal-abal. Lewat akun palsunya, follower akan diimingi hadiah besar dengan syarat memberikan beberapa informasi data diri.

Biasanya, akun bank yang dipalsukan memang akun yang sudah memiliki banyak pengikutnya. Nah, lantaran BCA jadi bank swasta nomor satu di Indonesia, banyak penjahat memanfaatkan popularitas BCA untuk berbuat kejahatan.

Maka dari itu, pastikan kamu mengenal akun Instagram BCA yang asli ya, yaitu @GoodlifeBCA. Ada centang birunya.

Yuk, jadi generasi anti modus kejahatan.

Awas Jangan Tertipu Call Center Palsu