Jualan Mandek? Berikut Resep Mendongkrak Penjualan Lewat Instagram

Tips pemasaran lewat Instagram
Tips pemasaran lewat Instagram

Saat ini, Instagram menjadi primadona para pemilik usaha. Di platform ini, mereka berlomba-lomba mendongkrak penjualan. Bahkan, rela mengeluarkan dana besar untuk beriklan di Instagram.

Bagaimana dengan brand kecil-menengah? Para pengusaha kecil, bisa jadi kamu salah satunya, tetap bisa menggunakan media sosial kreasi Kevin Systrom dan Mike Krieger ini selama mereka memiliki pengikut dan pelanggan. Kamu hanya melakukan empat hal ini dengan biaya minimalis atau tanpa biaya sekalipun.

Shoppable Instagram. Entrepreneur sekaligus marketer asal London, Neil Patel, menuliskan bahwa fitur shoppable mempermudah pengguna Instagram dalam membeli.

Dalam fitur tersebut, kamu sebagai pemegang brand dapat menandai (tagged) foto dengan keterangan seperti detail produk dan harga sebelum diunggah. Postingan ini akan terhubung ke halaman produk situs dan pengguna bisa membelinya.

Sehingga ketika pengguna melihat produk dan mengekliknya, mereka mendapatkan info dan dapat langsung membelinya. Saat berbelanja, ia tidak meninggalkan laman Instagram. Namun untuk menikmati fitur ini, pastikan akunmu sudah alihkan ke dalam business profile.

Tautan pada profil. Ini adalah salah satu cara mudah untuk meningkatkan penjualan melalui Instagram. Sisipkan tautan situsmu pada bagian profil dan tulis shop here, more info, belanja di sini, atau ajakan lainnya.

Tautan tersebut mendorong pengguna untuk membuka situs. Lalu mencari barang yang disukai dan berakhir dengan membeli sesuatu.

Instagram story. Meski hanya 24 jam, kehadiran stories banyak dimanfaatkan berbagai brand. Karena stories mampu mendekatkan brand dengan pelanggan.

Menurut Neil, dengan story, brand berkesempatan memperlihatkan kreativitas dan memamerkan behind-the-scene produk baru kepada pelanggan. Hal ini juga dapat membangun kepercayaan pelanggan. Insta-story dapat kamu gunakan untuk preview produk, survei, tanya jawab, memberikan giveaway, promo, hingga peluncuran produk.

Libatkan pelanggan. Tanpa pelanggan, sebuah brand tak ada artinya. Sehingga tak ada salahnya, jika melibatkan mereka ke dalam linimasa Instagram produk. Kamu bisa me-repost foto mereka ke dalam feed maupun Insta-story.

Melibatkan pelanggan adalah cara menghargai mereka karena telah menggunakan jenama atau produkmu. Di sisi lain, hal ini membuktikan bahwa mereka percaya dengan produk tersebut.