Ketika Berbisnis, Jangan Hanya Fokus Kejar Uang

Kebebasan dalam Bisnis
Kebebasan dalam Bisnis

Semua orang tentu setuju bahwa salah satu tujuan mendirikan bisnis adalah mencari uang. Namun, menjadikan hal tersebut sebagai hal utama ternyata bukanlah langkah yang strategis.

Pengusaha sukses Kevin O'Leary menyadari ada hal lain yang penting ketika ia membangun Softkey Software Products (kini The Learning Company) pada 1986 tanpa uang sepeser pun.

Seiring perkembangan bisnis, Kevin berhasil membuat perusahaannya mencapai nilai US$4,2 juta ketika menjualnya pada Mattel Toy Company. Dari pengalaman tersebut, Kevin bilang, "Jangan fokus pada uang. Fokus pada kebebasan," katanya di program CNBC TV, Shark Tank.

Ketika baru menjual perusahaan pada 1999, ia mendadak menjadi jutawan. Saat itu, bagi Kevin dan mitra pendiri perusahaannya merasa mudah untuk membeli yacht atau jet. Namun, mereka tidak melakukannya. Mereka justru kembali bekerja.

Mengapa?

Sebab, dalam membangun bisnis, kekayaan akan datang dengan sendirinya. Kekayaan itu akan memberi kamu punya banyak pilihan kegiatan. Di sini, Kevin berpesan, kamu harus fokus.

"Saya tidak butuh uang banyak. Saya hanya ingin berbuat banyak hal dalam hidup dan melakukan banyak hal yang saya suka. Uang akan mengikuti. Karena itu, saya berpesan para pengusaha pemula, jangan hanya fokus pada uang. Itu akan membuatmu tamak. Membangun bisnis adalah tentang kebebasan," pesan Kevin.

Richard Branson juga sepakat dengan prinsip Kevin. Pendiri Virgin Group itu menyebut kesuksesan seseorang tidak bisa diukur dari seberapa banyak uang atau kekayaan yang mereka miliki.

Namun, seberapa bahagia orang tersebut. Miliarder Warren Buffett juga sepakat bahwa untuk mengukur kesuksesan, lihat dari seberapa banyak orang mencintainya.

"Kesuksesan adalah upaya mengejar kebahagiaan dan kebebasan. Sebuah upaya membuat keluarga dan orang-orang tersayang bisa melakukan apa yang diinginkan dalam hidup," pungkasnya.