Kiat Efektif Pasarkan Produk dengan Instagram Stories (1)

instagram
instagram

Media sosial Instagram memiliki jumlah pengguna yang tidak sedikit di Indonesia. Salah satu fitur yang banyak digunakan pengguna di Indonesia adalah Instagram Stories. Sejak meluncur pada 2016 lalu, ada sekitar 300 juta pengguna yang aktif menggunakan Instagram Stories tiap harinya.

Sebagai pemilik bisnis, tentu ini bisa menjadi peluang untuk memasarkan produk. Apalagi, 52% pengguna Instagram mengaku lebih tertarik pada sebuah merek atau bisnis setelah melihat konten mereka di Instagram Stories.

Dalam kata lain, kamu harus bisa membuat konten yang mampu menarik 52% pengguna Instagram itu. Lalu, konten seperti apa? Product Marketing Manager Instagram Asia Pasifik Paul Webster mengungkap empat cara memikat konsumen melalui Instagram Stories.

Pertama, perbanyak kreasi konten iklan. Webster mengatakan, para pelaku usaha perlu mengetahui lebih dahulu karakter Stories dan audiens yang menjadi bidikan konsumen.

"Stories dikonsumsi 32% lebih cepat dibanding Feed. Meski begitu, Stories bisa dengan mudah menarik perhatian audiens karena format vertikal dan memenuhi seluruh layar ponsel," jelas Webster seperti dikutip Kompas.

Kedua, maksimalkan fitur yang ada dalam Instagram Stories seperti GIF, superzoom, text mode, atau polling. Webster menilai, fitur tersebut penting digunakan dalam iklan untuk menarik bidikan audiens anak muda kekinian.

"Penting bagi pelaku bisnis memperhatikan visual dan narasi agar dilihat dan tidak dilewatkan audiens ketika mereka menjelajah Stories," katanya.

Visual dan narasi menjadi hal penting karena bisa menarik perhatian audiens atau bidikan konsumen untuk melihat konten milikmu, seperti ketika mereka berinteraksi dengan Stories teman-temannya.

"Pastikan untuk menyorot produk di tiga detik pertama karena Instagram Stories dikonsumsi dengan cepat," kata Webster.

Kemunculan produk dalam konten pelaku bisnis akan menghasilkan respons lebih kuat sehingga membuat bidikan konsumen cepat mengerti, meningkatkan relevansi, brand fit, dan niat membeli yang lebih tinggi.

Berlanjut ke bagian kedua untuk mengetahui cara-cara selanjutnya.

MORE FROM MY SITE