Kunci Brand Cepat Terkenal adalah Storytelling, Ini Penjelasannya

Ilustrasi
Ilustrasi

Brand atau jenama menjadi salah satu hal krusial dalam membangun usaha. Tiap entrepreneur pasti paham bagaimana peliknya membangun brand.

Ini sama susahnya dengan membangun produk yang bakal ditawarkan ke konsumen. Tanpa promosi brand yang tepat, produk sebaik apa pun bakal susah mendapat hati di tempat konsumen.

Ada satu cara yang bisa kamu bisa kamu lakukan untuk membangun brand usahamu. Caranya dengan membuat storytelling atau cerita yang menyentuh konsumen.

Cerita itu tidak harus tentang produk yang kamu jual atau kenapa kamu memulai usaha itu. Kamu juga bisa bercerita tentang arti di balik nama brand yang kamu pilih.

Ketika kamu mulai menceritakan arti itu, kamu bisa membangun hubungan personal dengan konsumen. Bahkan pula, investor yang ingin menanamkan modal pun jadi tertarik karena cerita kamu.

Sebenarnya ada banyak sisi yang bisa kamu ceritakan. Arti nama atau cerita kenapa mengambil nama brand tertentu merupakan salah satu contoh saja.

Ada beberapa sisi yang bisa kamu angkat untuk diceritakan. Di antaranya: bagaimana kamu memulai bisnismu; kenapa kamu menawarkan produk itu kepada konsumen; value apa yang ingin kamu tawarkan; perbedaan apa yang ingin kamu buat; apa yang membuat tim kamu unik; dan apa yang telah kamu pelajari selama ini.

Contoh kekuatan storytelling yang menyentuh dalam membangun brand bisa dilihat dari cerita Netflix bermula. Dikutip dari Forbes, Co-Founder Netflix, Marc Randolph, membeberkan cerita di balik Netflix didirikan. Cerita itu kini menjadi salah satu storytelling yang melegenda di antara entrepreneur. Berikut cerita Netflix bermula yang kerap dijadikan rujukan.

Reed Hastings (pendiri Netflix) menemukan kaset VHS film “Apollo 13” yang lupa ia kembalikan ke Blockbuster (perusahaan persewaan kaset VHS film). Dia pun mengembalikannya dan didenda US$40 karena terlambat. Reed pun berpikir, “Bagaimana bila tidak ada denda karena terlambat mengembalikan film?” dan boom! Seketika itu, Netflix didirikan.

Kata Marc, cerita itu sangat indah dan berguna sekali dalam membangun branding Netflix selama ini. Cerita itu bisa menyentuh perasaan konsumen. Hasilnya, Netflix kini menjadi perusahaan dengan market share layanan streaming film terbesar.

Co-Founder Netflix itu juga bilang, seorang entrepreneur harus punya kemampuan storytelling yang baik. Kegunaannya ya itu tadi, untuk menarik hati konsumen dan membuat brand semakin dikenal.

Bagaimana? Sudah menyiapkan cerita menyentuh untuk brand kamu?

Smart Money

Platform media masa kini yang memberikan insight seputar ekonomi, bisnis, industri dan gaya hidup.